Beri penataran di Bogor, SBY & kader Demokrat kompak berbaret biru

Senin, 28 Maret 2016 11:45 Reporter : Faiq Hidayat
Beri penataran di Bogor, SBY & kader Demokrat kompak berbaret biru SBY beri penataran kader Demokrat. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menggelar penataran pimpinan dan kader utama Partai Demokrat sejumlah 250 kader se-Indonesia di Hotel Novotel, Bogor, Senin (28/3). Penataran dengan tema 'Tentang Negara, Pemerintahan dan Sistem Nasional' diikuti oleh para pejabat utama DPP Partai Demokrat, Fraksi Demokrat DPR RI, Pimpinan 34 DPD se-Indonesia.

Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, bahwa Partai Demokrat mendukung penuh pemerintah Kabinet Kerja yang dipimpin Presiden Joko Widodo. Dia minta para kader ikut berpartisipasi dan berkontribusi dalam pembangunan Indonesia.

"Sebagai partai baru, partai kita berdiri 2001 kemudian 2004 Alhamdulillah dengan takdir Allah SWT kita berada di pemerintahan. Sebagai Presiden dulu 10 tahun kita die hard dan dukung habis (all out) pemerintahan menghadapi permasalahan dan tantangan berat. Ingat, banyak Parpol di dunia ini dan di negeri kita tapi tidak semua mengerti apa tugas dan fungsi parpol. Untuk itu saya ingatkan seluruh kader bahwa Demokrat memiliki tugas dan fungsi, tolong camkan benar-benar dan dijalankan," kata pria akrab disapa SBY di Hotel Novotel, Bogor, Senin (28/3).

Selain itu, dia meminta Partai Demokrat menyiapkan kepala daerah yang kredibilitas dan kapabilitas pada Pilkada serentak. Saat ini tujuan Partai Demokrat pembinaan kader partai dan pembangunan negara.

"Semuanya itu tidak akan datang dari langit, harus dilakukan sungguh-sungguh. Selama 10 tahun saya memimpin pemerintah, terus terang tidak semua pejabat dan anggota legislatif bolehlah dari Demokrat benar-benar cakap, profesional, dan berkinerja baik. Alangkah majunya jika penyelenggara negara dari Sabang sampai Merauke mereka berintegritas, unggul, untuk bangsanya," kata dia.

"Ke depan nanti kader Demokrat yang mendapat amanah di eksekutif dan legislatif harus menguasai dan mampu menjalankan. Saya tidak ingin kita punya kader mengemban tugas di eksekutif atau di legislatif, tidak menguasai, tidak mampu menjalankan hal-hal seperti menguasai dan mampu menjalankan konstitusi, sistem nasional, dan tugas-tugas penyelenggaraan negara dan pemerintahan," jelasnya.

Lanjut dia, Presiden RI-6 ini memberikan kuis kepada para kader untuk mendapatkan ijazah atau sertifikat pendidikan kader.

"Nanti kita berikan soal 100 soal, saya susun sendiri pertanyaan. Hari ini juga ada kuis 10 pertanyaan, saya susun sendiri. kalau hasil bagus saya senang sekali, tinggal memperkuat 6 hari, jika belum baik masih ada 6 hari. akan ada ijazah. dan dengan bangga akan saya berikan." tandasnya.

Pantauan merdeka.com di lokasi, tamu undangan yang hadir para mantan menteri Hatta Rajasa (Menko Perekonomian) MS Hidayat (Menperin), Syarief Hasan (Menkop & UKM), Mari Elka P (Menparseni-ekokreatif), Djoko Suyanto (Menko Polhukam), RM. Marty Natalegawa (Menlu), Amir Syamsuddin (Menkumham), Gamawan Fauzi (Mendagri), Dino Patti Djalal (Dubes RI - AS), Purnomo Ys. (Menhan), M. Nuh (Mendikbud) dan Roy Suryo (Menpora). Sementara para kader mengenakan baret biru yang berlambang Partai Demokrat. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini