Anies Sebut Golkar Harus Gabung Koalisi Perubahan Kalau Mau Airlangga Jadi Cawapres
Merdeka.com - Bakal calon presiden Anies Baswedan menuturkan, ketua umum partai yang ingin menjadi pendampingnya harus lebih dulu partainya gabung menjadi anggota koalisi. Hal tersebut menanggapi peluang Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto masuk bursa calon wakil presiden pendamping Anies Baswedan.
"Jadi kalau ada aspirasi untuk mengusulkan seseorang dari partainya, maka partainya harus menjadi bagian dari koalisi," ujar Anies di Kantor DPP PKS, Jakarta, Sabtu (6/5).
Menurut Anies, bila Golkar tidak bergabung sebagai anggota koalisi kemudian ada aspirasi menjadikan Airlangga menjadi cawapresnya, sama saja tidak adil.
"Kalau tidak menjadi bagian dari koalisi, ya tidak fair. Itu kan prinsip yang sangat sederhana," ujarnya.
Sedangkan tokoh partai yang sudah bergabung dengan Koalisi Perubahan, otomatis bisa masuk bursa cawapres.
"Kalau terkait dengan pimpinan partai atau anggota partai, maka mereka yang berada di dalam koalisi otomatis," kata Anies.
Anies dalam mencari cawapresnya tidak hanya melihat tokoh yang punya kemampuan di satu sektor saja. Misalnya mencari cawapres yang kuat di sektor ekonomi.
"Terus soal wakil, saya rasa lebih besar daripada itu karena ini bicara tentang agenda dan tentang nama nama," ujarnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya