Anies bakal lanjutkan KJP di DKI, tapi pakai plus
Merdeka.com - Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengaku akan melanjutkan program Kartu Jakarta Pintar (KJP). Namun, program tersebut harus muncul dengan konsep baru dengan nama KJP plus, yang merupakan integrasi antara KJP dan KIP.
Menurutnya, hingga saat ini program KJP masih memiliki keterbatasan. Sehingga diperlukan integrasi.
"Sementara kita inginnya, anak-anak Indonesia, mulainya anak-anak di Jakarta, dari ekonomi lemah, betul-betul terjamin pendidikannya," tutur Anies kepada awak media di Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, Senin (7/11).
Dilanjutkannya, bahwa KJP tersebut harus menjangkau kalangan yang lebih luas, bahkan di luar sistem sekolah. Dia mencontohkan, jika KJP saat ini tidak menanggung sama sekali anak miskin di luar sekolah, paket A, B, C, serta ketrampilan khusus.
Sementara itu, pada KJP Plus, anak usia sekolah 6 hingga 21 tahun termasuk kategori yang berhak menerima KJP Plus. Dirinya juga akan memastikan siswa dari keluarga yang tidak mampu untuk mendapatkan manfaat tunai serta manfaat lama dari KJP.
"Kami merasa Kartu Jakarta Pintar untuk menjangkau lebih luas, bahkan di luar sistem sekolah," lanjutnya.
Menurutnya, manfaat lain dari KJP Plus, para penerima akan mendapatkan diskon belanja pendidikan serta gratis masuk museum yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan beberapa wahana pendidikan.
"Lagi kita matangkan, anak rentan miskin enggak masuk. Anak usia sekolah, yang dapat KJP anak miskin di dalam sekolah," pungkas Anies. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya