Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Analisis: Jika PDIP Putuskan Merapat ke Kubu Prabowo

MK telah menolak seluruhnya gugatan Anies-Cak Imin dan Ganjar-Mahfud dalam sengketa Pilpres 2024. Otomatis, Prabowo-Gibran resmi menjadi pemenang pemilu.


Sikap PDIP kini paling dinanti publik. Apakah bakal bergabung dengan Koalisi pemenang Pilpres 2024?

Pengamat Politik Universitas Airlangga, Airlangga Pribadi Kusman mengatakan, apabila nantinya PDIP memutuskan bergabung dengan Prabowo, maka ada sejumlah analisa.


Menurut Airlangga, sikap tersebut bisa dilihat dari kondisi global maupun dalam negeri.

Dengan pertimbangan yang jernih dan hati-hati terkait kepentingan nasional.

Analisis: Jika PDIP Putuskan Merapat ke Kubu Prabowo

Airlangga mengatakan, alasan paling logis apabila PDIP merapat ke kubu pemenang adalah karena relasi politik yang baik antara Megawati Soekarnoputri dan Prabowo.

“Bahkan Prabowo pernah maju menjadi kandidat Wapres dari Kandidat Presiden Megawati Soekarnoputri pada momen Pilpres 2009,” kata Airlangga.


Sementara itu Airlangga melihat peluang PDIP Gabung Prabowo sangat Terbuka. Sebab, ada sinyalemen dari Prabowo untuk menerima dengan tangan terbuka PDI Perjuangan.

“Kemungkinan posisi politik PDIP ini diambil sepertinya tidak dapat dilepaskan dari analisis interaksi antara situasi global dan domestik dalam kerangka stabilitas sosial Indonesia dalam turbulensi ekonomi-politik yang begitu kencang,” tambah Airlangga.


Airlangga menambahkan, berbagai macam situasi dunia yang tidak menentu terutama terkait dengan warisan efek krisis Covid-19 yang masih berpengaruh secara ekonomi.

Maupun perkembangan geo-politik global terkait dengan Perang Rusia-Ukraina yang belum ada tanda-tanda mereda dan diikuti dengan potensi perang yang melibatkan Palestina-Israel-Iran yang membuka ruang kemungkinan akan keterlibatan kekuatan-kekuatan dunia akan membawa efek yang besar secara global, termasuk juga Indonesia.

“Seperti gangguan rantai pasok (supply chain) pangan, laju investasi, daya tukar mata uang sampai dengan hambatan kemungkinan pelemahan pertumbuhan ekonomi global maupun nasional,” jelas Airlangga.

Analisis: Jika PDIP Putuskan Merapat ke Kubu Prabowo
Analisis: Jika PDIP Putuskan Merapat ke Kubu Prabowo

Dalam kondisi sosial ekonomi seperti ini, maka diperlukan langkah politik yang hati-hati untuk dapat menjaga keseimbangan politik dan meredam potensi polarisasi politik yang dapat mengarah pada situasi chaos politik.

Kata Airlangga, berbagai hal tersebut sudah menjadi bagian dari kalkulasi politik elite seperti dapat dilihat pada pesan dari Prabowo Subianto kepada pendukungnya untuk tidak melakukan aksi ke jalan saat pembacaan putusan MK.


“Pembacaan politik serupa sepertinya juga menjadi kalkulasi yang menjadi pertimbangan dari PDI Perjuangan dalam menimbang posisi politiknya,” terang Airlangga.

Hal tersebut, ujar Airlangga, sepertinya akan dibangun berdasarkan pertimbangan rekonsiliasi politik dan persatuan nasional untuk menghadapi kemungkinan goncangan-goncangan sosial yang banyak disulut oleh dinamika geo ekonomi politik dunia.

Sementara itu terkait kalkulasi atas masa depan demokrasi Indonesia, Airlangga Melihat, pertimbangan PDIP maka pembacaan situasi global dan nasional seperti yang berlangsung di atas memperlihatkan bahwa kondisi yang berlangsung tidak berada dalam situasi normal.

Analisis: Jika PDIP Putuskan Merapat ke Kubu Prabowo

Pembacaan PDIP terkait situasi demokrasi dalam kondisi saat ini membutuhkan keseimbangan antara demokrasi dalam situasi yang kondusif untuk menjaga soliditas kebersamaan untuk melampaui potensi krisis.


“Dengan mengambil opsi di luar oposisi politik, PDI Perjuangan menjaga agar partai jangan sekadar mengambil sikap yang berbeda dengan kebijakan pemerintah,” tutur Airlangga.

Analisis: Jika PDIP Putuskan Merapat ke Kubu Prabowo

Sehingga, tambah dia, legitimasi pemerintah untuk menangani kondisi krisis akan tetap terjaga. Jalan politik yang akan dipilih oleh PDI Perjuangan jika benar bergabung dengan koalisi pemerintah adalah tetap mengawal dan memberi masukan dalam relasi yang lebih dekat dengan pemerintah terkait dengan isu-isu demokrasi.

“Sekaligus berkontribusi sebagai bagian yang memiliki otoritas politik dan melakukan eksekusi politik dalam posisi sebagai bagian dari lembaga eksekutif,” kata Airlangga.


Dengan kekuatan politik sangat besar sebagai pemenang Pileg 2024 perolehan 17% suara, maka posisi bargaining politik PDIP dalam kubu kekuasaan tentu akan sangat signifikan.

Sekaligus sangat menguatkan koalisi pemerintah dalam pengelolaan negara dalam pemerintahan yang akan terbentuk.


“Hal yang menjadi catatan adalah pada momentum yang tepat bagi arah terbentuknya negosiasi dan rekonsiliasi politik di antara PDI Perjuangan dengan koalisi pemenang Pilpres 2024,” tutup Airlangga.

Prabowo Soal Pihak Tak Mau Kerja Sama Jangan Ganggu, Pengamat: Itu Pesan Politik ke PDIP
Prabowo Soal Pihak Tak Mau Kerja Sama Jangan Ganggu, Pengamat: Itu Pesan Politik ke PDIP

Analis politik Arifki Chaniago mengatakan PDIP masih ragu-ragu apakah berkoalisi atau menjadi oposisi

Baca Selengkapnya
PDIP Gabung Pemerintah Prabowo atau Oposisi Dibahas pada Rakernas 26 Mei 2024
PDIP Gabung Pemerintah Prabowo atau Oposisi Dibahas pada Rakernas 26 Mei 2024

Ia juga belum bisa memastikan soal Megawati dan Prabowo Subianto.

Baca Selengkapnya
Kritik Pemberian Pangkat Jenderal untuk Prabowo, Adian PDIP: Jokowi Sadar Sakiti Korban Pelanggaran HAM
Kritik Pemberian Pangkat Jenderal untuk Prabowo, Adian PDIP: Jokowi Sadar Sakiti Korban Pelanggaran HAM

Politikus PDIP, Adian Napitupulu menyatakan, pemberian pangkat jenderal kehormatan kepada Prabowo Subianto menyakiti korban pelanggaran HAM masa lalu.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Tak Perlu Deklarasi, Analis Sebut Arah Politik Jokowi ke PSI
Tak Perlu Deklarasi, Analis Sebut Arah Politik Jokowi ke PSI

Walaupun belum keluar dari PDIP, Jokowi dinilai sudah sangat erat dengan PSI.

Baca Selengkapnya
PDIP Soroti Anies Dilaporkan Kubu Prabowo ke Bawaslu usai Debat Capres: Pengingkaran Demokrasi
PDIP Soroti Anies Dilaporkan Kubu Prabowo ke Bawaslu usai Debat Capres: Pengingkaran Demokrasi

Sekjen PDIP membela Anies Baswedan yang dilaporkan pendukung Prabowo ke Bawaslu usai Debat Capres.

Baca Selengkapnya
Politisi PDIP Sebut Tak Menutup Kemungkinan Megawati dan Prabowo Bertemu Usai Pilpres
Politisi PDIP Sebut Tak Menutup Kemungkinan Megawati dan Prabowo Bertemu Usai Pilpres

Lalu, saat disinggung kapan pertemuan antara kedua pimpinan partai itu terjadi, dia meminta untuk menunggu saja.

Baca Selengkapnya
Politikus PDIP Balas Prabowo: Tak Ada yang Menyatakan Bung Karno Milik Satu Partai
Politikus PDIP Balas Prabowo: Tak Ada yang Menyatakan Bung Karno Milik Satu Partai

Sindiran itu sebelumnya dilontarkan Prabowo dalam acara Bimtek dan Rakornas PAN di JS Luwansa, Kuningan, Jakarta, Kamis (9/5) malam.

Baca Selengkapnya
PDIP Ungkap Akar Rumput Kubu 01 dan 03 Suarakan untuk Bergabung: Demokrasi Harus Diselamatkan
PDIP Ungkap Akar Rumput Kubu 01 dan 03 Suarakan untuk Bergabung: Demokrasi Harus Diselamatkan

PDIP tidak menutup kemungkinan terjadinya koalisi antara kubu Ganjar dan Anies di putaran kedua Pilpres 2024.

Baca Selengkapnya
PDIP Gugat Kecurangan Pemilu 2024 ke PTUN, Begini Reaksi Kubu Prabowo
PDIP Gugat Kecurangan Pemilu 2024 ke PTUN, Begini Reaksi Kubu Prabowo

PDIP menggugat Keputusan KPU RI No. 360 Tahun 2024 tentang Hasil Pilpres 2024 ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Selasa (2/4).

Baca Selengkapnya