Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Akom minta klarifikasi diganti dari ketua DPR atas persetujuan Mega

Akom minta klarifikasi diganti dari ketua DPR atas persetujuan Mega Ade Komarudin. ©dpr.go.id

Merdeka.com - Ketua DPR Ade Komaruddin menemui Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Pertemuan yang digelar di kediaman Megawati di Jl Teuku Umar, Jakarta Pusat tersebut, Akom, sapaan akrabnya, mengakui pertemuan membahas soal jabatan dirinya sebagai Ketua DPR yang digantikan oleh Setya Novanto.

Akom menjelaskan, Megawati menitip pesan, apapun yang terjadi harus taat pada aturan yang berlaku. "Buat beliau (Megawati) yang penting taat aturan yang ada. Kalau DPR aturan DPR, kalau di partai, aturan partai, tanpa bermaksud intervensi partai yang lain," kata Akom di kediaman Megawati, Jumat (25/11).

Meski mengakui membahas soal pergantian Ketua DPR, Akom membantah pergantian jabatan orang nomor satu di DPR ada pengaruh dari Presiden Kelima Indonesia tersebut. "Kemudian saya sampaikan juga, ini (pergantian Ketua DPR) ada isu atas persetujuan Ibu, Ibu mengatakan tidak sama sekali. Yang penting taat aturan," ujarnya.

Akom datang sendiri ke kediaman Megawati. Sementara, Megawati didampingi oleh Wasekjen PDI Perjuangan Eriko Sotarduga dan Utut Adianto.

Rapat Pleno DPP Partai Golkar telah memutuskan untuk menjadikan Setya Novanto menjadi Ketua DPR. Akom mengaku tidak kecewa dengan hasil keputusan pleno Partai Golkar itu. Dia mengatakan, tidak akan mencalonkan lagi sebagai anggota DPR pada Pemilu 2019.

"Saya bersyukur kepada Allah sampai hari ini, Insya Allah saya selamat mengabdi kepada partai, kepada negara ini, dan saya kan selalu menyimpulkan dan menyampaikan kepada teman-teman saya ini pengabdian terakhir kepada DPR," kata Akom di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/11).

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP