Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Akbar Tandjung dukung Airlangga jadi ketum Golkar sejak 2016 lalu

Akbar Tandjung dukung Airlangga jadi ketum Golkar sejak 2016 lalu Akbar Tandjung. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Akbar Tandjung mengatakan sosok Menteri Perindustrian Arilangga Hartanto cocok menjadi Ketua Umum Golkar menggantikan posisi Setya Novanto. Bahkan dukungan itu sudah diberikan Akbar saat Airlangga mencalonkan Ketua Umum sebelum Novanto dilantik sebagai Ketua Umum Golkar.

"Ya kalau Airlangga memang seorang tokoh yang ada sekarang ini, menurut saya, cukup tepat menjadi Ketum," kata Akbar di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/12).

"Saya termasuk waktu itu yang berikan dukungan yang ada. Waktu itu pertama Novanto, kedua Ade Komarudin, ketiga Airlangga. Pada waktu itu saya sudah nyatakan dukungan ke Airlangga," sambungnya.

Kala itu, pemilihan Ketua Umum Golkar dilakukan pada tahun 2016 lalu. Ada beberapa nama calon yang diajukan, akhirnya dimenangkan oleh Novanto.

"Tapi karena waktu proses transaksional terlalu kuat, sehingga terjadilah Novanto terpilih secara otomatis pada waktu itu," ujarnya.

Menurut Akbar, banyak hal ada beberapa kriteria yang harus dimiliki oleh calon Ketua Umum Golkar. Mulai dari rekam jejak yang baik serta bisa mengatasi segala macam permasalahan partai.

"Ideal tentu tokoh atau pemimpin yang kita harapkan dan kita inginkan, dan kita lihat daripada rekam jejaknya yang mempunyai kepemimpinan yang bisa jadi penyelamat daripada situasi yang kita hadapi sekarang ini," ucapnya.

Diketahui ada beberapa calon Ketua Umum Golkar yang mendaftarkan diri untuk maju menggantikan diri menggantikan posisi Setya Novanto. Namun nama yang santer terdengar adalah Arilangga Hartanto, Titiek Soeharto dan Idrus Marham. (mdk/ded)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP