Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Aiman Ungkap Duduk Perkara Dipolisikan usai Sebut Aparat Tak Netral dan Didatangi Polisi Tengah Malam

Aiman Ungkap Duduk Perkara Dipolisikan usai Sebut Aparat Tak Netral dan Didatangi Polisi Tengah Malam

Aiman juga bercerita didatangi oleh pihak kepolisian pada tengah malam untuk memberikan surat panggilan

Aiman Ungkap Duduk Perkara Dipolisikan usai Sebut Aparat Tak Netral dan Didatangi Polisi Tengah Malam

Juru Bicara Tim Pemanangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Aiman Witjaksono menjelaskan duduk perkara munculnya enam laporan dugaan hoaks. Aiman mengatakan, ucapannya soal anggota Polisi tidak netral pada Pemilu 2024 sebenarnya hanya pengingat bagi seluruh pihak.

"Apa yang saya sampaikan sebenenrya sederhana. Yang saya sampaikan adalah berupa peringatan sebenarnya, bahwa saya mendapatkan informasi soal abc, dan di ujungnya saya katakan mudah-mudahan informasi yang saya terima ini salah. Artinya apa di situ, ini hanya untuk mengingatkan," kata Aiman, saat konfersi pers, di media center TPN Ganjar-Mahfud, Jakarta, Kamis (30/11).

"Oleh karena itu saya juga tidak menyangka sama sekali kalau ini kemudian berlanjut panjang sekali seperti ini, sampai ke proses hukum bahkan ada 6 pelapor yang semuanya melapor di hari yang sama," sambung dia. 

Aiman juga bercerita didatangi oleh pihak kepolisian pada tengah malam untuk memberikan surat panggilan pemeriksaan pada Selasa (28/11). Aiman menilai hal tersebut tak selayaknya untuk dilakukan.

"Jelas itu jam menurut saya ya jam tidak wajar untuk mengantarkan undangan, untuk bertamu," kata Aiman.

Aiman Ungkap Duduk Perkara Dipolisikan usai Sebut Aparat Tak Netral dan Didatangi Polisi Tengah Malam

Aiman mengatakan dua anaknya yang saat itu sedang tidur sampai terbangun dan kaget mendengar suara bel rumah yang dibunyikan aparat kepolisian.

"Ibunya menjawab ini dari pihak kepolisian ya tentu dia terkejut untuk menyampaikan surat itu. Tapi ya itulah faktanya yang terjadi," ungkap Aiman.

Aiman lantas merasa heran atas kedatangan polisi yang dinilai seperti tak memiliki waktu lain untuk mengantarkan surat.

"Apalagi ini menjelang tengah malam 23.50 jelang jam 24.00 WIB," ucap Aiman.

Kendati demikian, dia mengaku akan mematuhi proses hukum dan mentaati peraturan yang berlaku.

"Tapi apa pun itu semua ini harus saya jalani dan sebagai warga negara tentu saya akan mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujar dia.

"Dan setiap apa yang saya sampaikan itu tentu saya berharap bahwa ketika mengingatkan itu bagian dari proses demokrasi kita, tentu demokrasi itu yang tetap harus kita jaga," imbuh Aiman. 

Aiman Ungkap Duduk Perkara Dipolisikan usai Sebut Aparat Tak Netral dan Didatangi Polisi Tengah Malam

Sementara, Direktur penegakan hukum dan advokasi Tim Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Ifdhal Kasim juga mengkritik tindakan polisi tersebut.

"Jelas ini di luar kebiasaan sebagaimana diatur di dalam hukum acara pidana," ujar dia.

Ifdhal menyebut Aiman akan bersikap kooperatif terhadap panggilan polisi. Namun, dia ingin polisi bertindak secara profesional sesuai aturan perundang-undangan.

"Tentu ada mekanisme sendiri untuk kita mempersoalkan pemanggilan seperti ini, yang juga diatur di dalam aturan main di kepolisian itu," imbuh dia.

Diketahui, Aiman Witjaksono dilaporkan atas dugaan hoaks saat mengatakan anggota Polisi tidak netral pada Pemilu 2024.

Aiman turut dilaporkan atas Pasal 28 (2) Jo Pasal 45 Ayat (2)UU RI NO.19 Th 2016 tentang perubahan atas UU RI NO. 1 Th 2008 Tentang ITE dan atau Pasal 14 dan atau Pasal 15 Undang-undang No.1 TH 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana.

Duduk Perkara Polemik Ucapan Aiman Witjaksono Sebut Oknum Polisi Tak Netral, Berujung Dilaporkan
Duduk Perkara Polemik Ucapan Aiman Witjaksono Sebut Oknum Polisi Tak Netral, Berujung Dilaporkan

Aiman menuding aparat kepolisian tidak netral pada Pemilu 2024

Baca Selengkapnya icon-hand
Merasa Janggal Dilaporkan Serentak ke Polisi, Aiman Witjaksono Harap Tidak Ada Ancaman
Merasa Janggal Dilaporkan Serentak ke Polisi, Aiman Witjaksono Harap Tidak Ada Ancaman

Hal itu dikatakan Aiman saat menjawab pertanyaan adanya ancaman dialaminya terkait kasus dugaan hoaks aparat tidak netral di Pemilu 2024 diusut Polda Metro Jaya

Baca Selengkapnya icon-hand
Aiman Tak Hadiri Pemeriksaan Polisi Hari Ini: Saya Bingung Kenapa Dipidanakan
Aiman Tak Hadiri Pemeriksaan Polisi Hari Ini: Saya Bingung Kenapa Dipidanakan

Menurutnya, apa yang dilakukannya hanyalah sebuah pengingat akan pentingnya netralitas aparat jelang Pemilu 2024.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
JK Ingatkan Pejabat dan Aparat Netral dalam Pemilu: Hukumannya Bukan Saja Dunia tapi Akhirat
JK Ingatkan Pejabat dan Aparat Netral dalam Pemilu: Hukumannya Bukan Saja Dunia tapi Akhirat

Netralitas aparat dan pejabat negara dalam pemilu menjadi pembahasan JK saat bertemu capres nomor urut tiga Ganjar Pranowo.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kepala OIKN Jawab Anies soal IKN Hanya Dinikmati Aparat Negara: Nusantara untuk Semua
Kepala OIKN Jawab Anies soal IKN Hanya Dinikmati Aparat Negara: Nusantara untuk Semua

Bambang berujar, IKN dibentuk untuk semua kalangan. Manfaatnya pun akan dirasakan seluruh pihak.

Baca Selengkapnya icon-hand
Aiman Witjaksono Dicecar 60 Pertanyaan Soal Tudingan 'Polisi Tak Netral'
Aiman Witjaksono Dicecar 60 Pertanyaan Soal Tudingan 'Polisi Tak Netral'

Aiman Witjaksono menyebut bukti-bukti pendukung ucapan soal polisi tak netral telah diserahkan kepada penyidik

Baca Selengkapnya icon-hand
Polda Metro Periksa Aiman Witjaksono Hari Ini, Buntut Tudingan Aparat Tidak Netral saat Pemilu
Polda Metro Periksa Aiman Witjaksono Hari Ini, Buntut Tudingan Aparat Tidak Netral saat Pemilu

Polisi menjadwalkan pemeriksaan Juru Bicara TPN Ganjar Pranowo-Mahfud Md, Aiman Witjaksono Selasa (5/12), atas pernyataan bahwa aparat tidak netral.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kaca Pecah saat Aiman Komentar Pelaporan Dugaan Hoaks Polisi Tak Netral
Kaca Pecah saat Aiman Komentar Pelaporan Dugaan Hoaks Polisi Tak Netral

Sempat terdengar kaca pecah saat Aiman mengomentari sedikit terkait laporan terhadap dirinya di Polda Metro Jaya.

Baca Selengkapnya icon-hand
Aduh, KPK Temukan 23.800 PNS Terdaftar Sebagai Penerima Bansos
Aduh, KPK Temukan 23.800 PNS Terdaftar Sebagai Penerima Bansos

Sebanyak 23.800 orang aparatur sipil negara (ASN) atau PNS terdaftar sebagai penerima bansos dari Kementerian Sosial.

Baca Selengkapnya icon-hand