Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Abdul Somad menolak dan PKS diminta legowo, Cawapres Prabowo adalah AHY?

Abdul Somad menolak dan PKS diminta legowo, Cawapres Prabowo adalah AHY? Prabowo Subianto . ©AFP PHOTO

Merdeka.com - Teka-teki Calon Wakil Presiden dari Prabowo Subianto mulai menunjukkan titik terang. Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan cawapres Prabowo sudah mengerucut ke dua nama, salah satunya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Seorang lagi adalah hasil rekomendasi Ijtima Ulama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF)

Terkait nama hasil Ijtima sendiri, pihaknya lebih mengedepankan nama Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri karena usulan mitra koalisi mereka, seperti layaknya AHY yang didorong Demokrat.

"Iya tentu dua orang itu. Pokoknya yang diusulkan partai-partai politik itu menjadi prioritas kita," kata dia di kediaman Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Selasa kemarin.

Soal nama Ustaz Abdul Somad yang masuk rekomendasi Ijtima, menurut Fadli, sang penceramah tersebut lebih memilih jalan sebagai pendidik. Pihaknya sendiri telah melakukan komunikasi melalui utusan, juga dari GNPF.

"Kami juga mendapat pesan dari keluarga. Beliau ini saya kira ulama besar ya, sangat luar biasa. Tapi kan sudah memilih jalan untuk menjadi pendidik. Menjadi seorang pendakwah. Ini kan juga harus kita hormati pilihan itu," kata dia.

Rabu ini, Prabowo bertemu dengan Salim Segaf. Sekjen Gerindra Ahmad Muzani mengatakan pembicaraan keduanya sangat produktif. Menurutnya PKS tetap bersama dengan Gerindra berkoalisi di Pilpres 2019.

"Tadi pembicaraan sangat produktif dan sangat bagus antara Pak Prabowo dan Habib Salim selaku Ketua Majelis Syuro. Dalam sehari ini mudah-mudahan ada keputusan baik. Tetapi tanda kebaikan bahwa PKS bersama Gerindra dan Gerindra akan tetap bersama dengan PKS Insya Allah. Jalan itu masih terang benderang," katanya di kediaman Prabowo Jl Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Rabu (8/8).

Muzani juga menilai PKS legowo bila Prabowo tak meminang usulan Cawapres dari PKS yang menyetujui rekomendasi itjima ulama. "Ya pokoknya pembicaraan tadi kesimpulan seperti itu. Kira-kira itu yang bisa saya sampaikan sore ini," ucapnya.

Rencananya Cawapres Prabowo bakal dirampungkan malam ini. Baiknya PKS kata Muzani, segera mengumumkan sikap resmi berkoalisi dengan Gerindra. Mengingat pendaftaran capres-cawapres ditutup pada Jumat 10 Agustus.

"Pokoknya kita ingin lebih cepat, teman teman PKS lebih baik (cepat) supaya kita bisa mempersiapkan diri. Administrasi supaya bisa mendaftar ke KPU. Ditunggu ,"imbuh PKS.

Dengan dimintanya Segaf untuk legowo artinya menyisakan satu nama yaitu AHY. Malam nanti Prabowo direncanakan menemui Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di kediaman SBY Mega Kuningan VII, Jakarta Selatan untuk mematangkan visi misi Capres Cawapres.

Mungkinkah Cawapres Prabowo adalah AHY?. "Nanti akan diumumkan oleh yang bersangkutan, tetapi tadi (di rumah Salim) membahas hal hal bagaimana PKS tetap bersama dengan kami," kata Muzani.

Prabowo sebelumnya mengaku tidak membuka diri jika Demokrat menyodorkan Ketua Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono sebagai calon wakil presiden. Pernyataan itu disampaikan usai menggelar pertemuan tertutup dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

"Jadi kalau umpamanya nanti nama AHY muncul dari yang dibicarakan. Saya katakan why not," kata Prabowo.

Prabowo menjelaskan kriteria ideal calon pendampingnya di Pilpres 2019. Sosok cawapres yang dibutuhkan yakni kapabel, bisa berkomunikasi dengan baik dan berasal dari generasi muda.

"Kriteria yang saya butuh adalah kriteria yang saya yakini kapabel, orang yang tentunya berkomunikasi dengan baik dengan generasi muda," tegasnya.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP