Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

9 Sikap Partai Golkar terhadap tragedi kemanusiaan di Rohingya

9 Sikap Partai Golkar terhadap tragedi kemanusiaan di Rohingya Muslim Rohingya rayakan Idul Adha di pengungsian. ©REUTERS/Mohammad Ponir Hossain

Merdeka.com - Partai Golkar ikut prihatin dengan kasus kemanusiaan yang terjadi di Rohingya, Myanmar. Dimana etnis muslim Rohingya dibantai dengan sadis oleh militer Myanmar.

Sekjen Golkar Idrus Marham mengatakan, tragedi kemanusiaan yang terjadi di Myanmar tersebut ditandai oleh pengungsian besar-besaran demi menyelamatkan diri dari pendzaliman terhadap etnis Rohingnya. Apalagi, sebagian besar korbannya adalah perempuan dan anak-anak.

Hal tersebut, kata Idrus, sesungguhnya tidak terjadi pada saat ini saja, tetapi juga sering terjadi sebelumnya. Karenanya, tragedi kemanusiaan tersebut harus mendapat perhatian besar dari bangsa Indonesia dan dunia internasional, agar kebiadaban tersebut dapat diakhiri.

"Sebagai negara berdasarkan Pancasila yang menjunjung tinggi harkat dan martabat kemanusiaan serta secara konstitusional sebagaimana diamanatkan Pembukaan UUD 1945, untuk senantiasa aktif dalam melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Maka sudah seharusnya lndonesia melakukan langkah-langkah konkret dan nyata. Apalagi, lndonesia merupakan salah satu negara yang memiliki peran dan pengaruh penting di kawasan ASEAN," kata Idrus di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Senin (4/9).

Atas hal itu, Golkar mengambil sikap. Di mana terdapat sembilan poin yang sudah disepakati untuk menyelesaikan masalah Rohingya. Berikut sembilan sikap Partai Golkar terhadap tragedi Rohingya.

1. DPP Partai Golkar menyatakan sangat prihatin, menyesalkan dan mengutuk terjadinya tragedi kemanusiaan yang menjurus ke genosida terhadap etnis Rohingnya dan menyampaikan simpati sedalam-dalamnya kepada para korban. DPP Partai Golkar berharap agar kejadian ini tidak pernah terulang lagi di belahan dunia manapun.

2. DPP Partai Golkar mengapresiasi kebijakan dan langkah-langkah yang telah dilakukan Pemerintah lndonesia secara cepat tanggap dalam merespons terhadap peristiwa ini melalui sikap dan langkah yang nyata, termasuk tindakan proaktif Kementerian Luar Negeri yang terus melakukan komunikasi dengan Pemerintah Myanmar.

3. DPP Partai Golkar mendorong Pemerintah indonesia untuk terus berperan aktif dalam penyelesaian konflik ini melalui diplomasi, baik secara bilateral maupun regional melalui organisasi ASEAN. lndonesia harus menjadi pelopor solidaritas di antara bangsa-bangsa ASEAN untuk menjunjung tinggi nilai-nilai, harkat dan martabat kemanusiaan serta memberikan sikap yang tegas terhadap Myanmar.

4. DPP Partai Golkar mendorong Pemerintah Indonesia untuk mendesak Perserikatan BangsaBangsa (PBB) dalam Sidang Umum PBB yang akan datang agar segera melakukan investigasi terhadap kemungkinan terjadinya pelanggaran Hak Azasi Manusia dan melakukan intervensi kemanusiaan jika terbukti telah terjadi pelanggaran HAM di Myanmar sebagai salah satu bentuk tanggung jawab terhadap kemanusiaan (Responsibility to Protect).

5. Apabila Pemerintah Myanmar tidak segera menyelesaikan tragedi kemanusiaan tersebut, DPP Partai Golkar mendesak Pemerintah Indonesia agar hubungan antara lndonesia dan Myanmar dapat segera dievaluasi, baik dari sisi diplomatik, ekonomi maupun kerjasama di bidang lainnya, sebagai bentuk protes atas terjadinya tragedi kemanusiaan yang berlangsung di Myanmar tersebut.

6. DPP Partai Golkar mendorong Pemerintah Indonesia untuk menerima dan membantu serta memberi perlindungan terhadap para pengungsi Rohingya yang mengungsi ke lndonesia.

7. DPP Partai Golkar juga mendorong Pemerintah Indonesia untuk mengimbau negara-negara tetangga yang berbatasan langsung dengan Myanmar agar berbesar hati dan dapat menerima para pengungsi Rohingya yang saat ini masih terus berusaha dan berjuang menyelamatkan diri.

8. DPP Partai Golkar mengajak ke seluruh bangsa Indonesia agar dapat mengambil pelajaran dari tragedi kemanusiaan (genosida) yang terjadi di Myanmar tersebut, dengan meningkatkan penghayatan dan implementasi nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan dan kesatuan, serta senantiasa memberikan penghargaan yang tinggi terhadap realitas kemajemukan bangsa. Indonesia harus senantiasa menjadi contoh model sebagai negara yang majemuk (Bhinneka Tunggal Ika), namun tetap dapat menjaga dan merawat keharmonisan dalam kemajuan seluruh warga bangsa.

9. Sebagai bentuk partisipasi nyata dalam merespons tragedi kemanusiaan dan meringankan penderitaan saudara-saudara kita para pengungsi Rohingnya, maka DPP Partai Golkar telah menginstruksikan kepada Keluarga Besar Partai Golkar untuk memberikan bantuan kemanusiaan melalui Dompet Tragedi Kemanusiaan Rohingnya Partai Golkar. (mdk/rnd)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP