300 Purnawirawan Jenderal TNI dukung Prabowo-Sandiaga

Sabtu, 22 September 2018 19:59 Reporter : Sania Mashabi
300 Purnawirawan Jenderal TNI dukung Prabowo-Sandiaga Prabowo di acara bedah buku Paradoks Indonesia. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - 300 Purnawirawan Jenderal TNI mendeklarasikan diri mendukung pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno di Pilpres 2019. Deklarasi itu dilakukan dalam acara diskusi dengan 300 Jenderal Purnawirawan dan para intelektual yang bertemakan 'Ekonomi Kerakyatan sebagai Solusi Tatanan Ekonomi Indonesia dan Global' di Hotel Sari Pan Pasifik, Jakarta Pusat, Sabtu (22/9).

"Maka pada hari ini, di tempat ini kita punya satu semangat untuk membulatkan tekad untuk berjuang bersama, menyatukan hati akan saling bergandeng tangan secara erat dan kuat untuk memberikan dukungan penuh kepada prabowo Subianto," kata Marsekal TNI (Purn) Imam sufa'at.

Imam mengatakan, para purnawirawan Jenderal sudah melihat kemampuan Prabowo dan juga gagasannya. Menurut dia apa yang dilakukan Prabowo bisa menjadi harapan baru bagi Indonesia.

"Hari ini kita sudah melihat kemampuan calon presiden kita Prabowo Subianto meluangkan gagasannya dengan tema ekonomi kerakyatan sebagai solusi tatanan ekonomi Indonesia dan global, kita berikan harapan baru tentang masa depan indonesia yang adil, damai, dan sejahtera," ungkapnya.

Dukungan itu langsung menuai respon dari Prabowo yang juga sedang hadir dalam acara tersebut. Dia mengaku tidak menyangka para purnawirawan Jenderal akan mendukungnya maju Pilpres 2019.

"Saya tidak berharap, karena ingin menghromati kebebasan saudara-saudara, tetapi dengan pernyataan sikap ini saya menerimanya sebagai suatu penugasan. Suatu kehormatan yang sangat besar," ucap Prabowo.

Adanya dukungan dari 300 jenderal yang sudah pensiun ini, Prabowo merasa bersyukur. Dia pun bertekad untuk memberikan seluruh kekuatan, pikiran demi merebut kembali kedaulatan bangsa Indonesia.

"Terimakasih atas kepercayaan saudara-saudara, kehormatan yang sangat besar bagi saya, perjuangan kita inilah pertempuran kita terakhir merebut kembali kedaulatan bangsa Indonesia. Terimakasih," tandasnya. [ded]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini