Warga Yogyakarta laporkan akun medsos penghina Sultan
Merdeka.com - Akun media sosial bernama Sultan Fahrie dilaporkan oleh Aliansi Masyarakat Anti Anarkisme (AMAN) ke Polda DIY, Raby (9/5). Akun tersebut dilaporkan karena postingannya dianggap menghina Raja Kraton Yogyakarta dan Gubernur DIY, Sri Sultan HB X.
Juru Bicara AMAN, Agung Budyawan, mengatakan akun yang dilaporkan tersebut telah menghina Sultan HB X lewat percakapan di media sosial. Salah satunya, kata Agung akun itu sempat menulis komentar berbunyi, 'Dasar yg membuat ribut jogja tersebut pemimpinnya sendiri, emangnya jogja itu miliki nenek moyang sultan apa, sultan jogja itukan brengsek.'
"Akun itu menulis Sultan Jogja itu brengsek. Ini sudah keterlaluan. Kalau kata orang Jogja ini sudah neranyak," ujar Agung di Mapolda DIY.
Agung menilai komentar menghina Sultan iru melukai hati warga Yogyakarta. Apalagi, lanjut Agung, Sultan merupakan simbol dan pengayom bagi masyarakat Yogyakarta.
"Kami tidak rela Sri Sultan dibilang seperti itu. Kami laporkan berkaitan dengan undang-undang ITE," papar Agung.
Menanggapi pelaporan dari AMAN, Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto mengatakan pihaknya akan memelajari laporan tersebut. Nantinya polisi akan melakukan penyelidikan yang bisa ke arah penyidikan.
"Kita lihat mana undang-undang yang bisa dikenakan. Berkenaan hate speech berkaitan dengan UU ITE. Kami mengimbau masyarakat lebih bijak menggunakan media sosial," tutup Yuliyanto.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya