Warga takut lihat api & suara gemuruh dari kilang minyak Balikpapan

Minggu, 15 Januari 2017 10:57 Reporter : Nur Aditya
Warga takut lihat api & suara gemuruh dari kilang minyak Balikpapan Kebakaran di instalasi kilang Pertamina Balikpapan. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Dini hari tadi, Minggu (15/1), warga Balikpapan, Kalimantan Timur, sempat panik melihat kobaran api disertai suara gemuruh dan letupan kecil dari arah instalasi kilang PT Pertamina (Persero) Refinery Unit V, Balikpapan. Warga sempat mengira terjadi ledakan. Namun demikian, Pertamina menampik adanya ledakan dan menyebut telah terjadi masalah pada turbin operasional kilang.

Keterangan diperoleh, kobaran api disertai asap membubung tinggi obor kilang, itu mulai terjadi pukul 00.15 Wita. Kobaran api disertai gemuruh itu menjadi pemandangan tak biasa bagi warga Balikpapan. Seketika itu juga, warga pun memilih keluar rumah.

"Sempat tertidur dini hari tadi, kemudian saya terbangun. Kobaran api dari arah obor kilang, asap mengepul tinggi. Suara gemuruhnya memang sempat buat panik karena biasanya tidak begitu," kata Johansyah, warga Sungai Ampal, Balikpapan.

Selain menimbulkan suara gemuruh, dari arah yang sama sesekali terdengar letupan, sehingga nyaris didengar sebagian besar wilayah kota Balikpapan.

"Kita kira ada yang meledak di kilang itu. Karena menang benar-benar tidak biasa kejadiannya. Apalagi listrik di kawasan perumahan Pertamina di kawasan Prapatan, ikut dipadamkan. Warga ramai-ramai keluar rumah," ungkap Johansyah.

"Karena terdengar benar-benar bergemuruh, saya yang tinggal di kilometer 4 (Jalan Soekarno-Hatta) sampai ikut dengar, dan terbangun tidur. Awan memerah di atas kilang, karena kobaran api dan kepulan asap. Pasti lah khawatir, kan itu kilang minyak," sebut warga Balikpapan lainnya, Fahrizal.

Dalam keterangan resminya, Pertamina menyebutkan terjadi gangguan di power plant Pertamina Refinery Unit V, berupa terhentinya operasional turbin generator 2, yang menyuplai listrik di kilang.

"Gangguan itu mulai jam 19.30 WITA pada Sabtu (14/1) malam.Saat ini pihak Pertamina tengah melakukan upaya perbaikan turbin generator itu," kata Pjs Area Manager Comm & Rel Pertamina Area Kalimantan, Imam Rismanto, dalam penjelasannya yang diterima wartawan, Minggu (15/1).

"Pada operasional kilang sedang dilakukan normal shut down, yaitu penghentian sementara operasional kilang. Selain itu, mengenai penyebab matinya turbin generator, sedang dilakukan investigasi," ujar Iman.

Upaya perbaikan dilakukan paralel dengan start up unit operasi, guna melanjutkan kegiatan operasional kilang dengan mengedepankan aspek HSSE (Health, Safety, Security, Environment).

Sejak pukul 02.30 WITA dini hari tadi, gemuruh dan kobaran api berangsur mengecil. Warga yang sempat panik pun akhirnya kembali masuk ke rumah mereka masing-masing. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Kilang
  2. Kebakaran
  3. Balikpapan
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini