Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Warga mengeluh sudah 2 tahun e-KTP belum juga dicetak

Warga mengeluh sudah 2 tahun e-KTP belum juga dicetak e-KTP. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Sejumlah warga kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah mempertanyakan kapan hasil pencetakan kartu tanda penduduk elektronik dilaksanakan pemerintah daerah itu.

"Hampir dua tahun e-KTP saya belum dicetak juga. Alasan Disdukcapil kota blangko habis. Kalau memang habis, kenapa warga lain yang belum setahun e-KTP sudah bisa dicetak?," kata warga Jalan Diponegoro, Kecamatan dan Kelurahan Pahandut, Ana di Palangka Raya, Minggu (26/2). Demikian dikutip Antara.

Dia mengatakan, kalau memang alasannya blangko habis, segera diinformasikan atau diberi pengumuman secara luas. Agar, masyarakat bisa mengerti dan memahami hal seperti itu jangan sampai dibiarkan begitu saja.

"Disdukcapil kota jangan hanya berdiam diri saja terkait blangko KTP-El habis. Sampaikan kepada seluruh masyarakat Palangka Raya kalau memang ada kendala seperti itu, jangan didiamkan begitu saja," tandas ibu empat orang anak itu.

Hingga saat ini, Disdukcapil Palangka Raya menghentikan sementara proses perekaman dan pencetakan e-KTP. Alasannya, karena jumlah data masyarakat yang mengajukan permohonan pencetakan mencapai batas maksimal.

Akibat berbagai persoalan tersebut, sekitar 15.000 data wajib e-KTP yang telah terekam menunggu antrean untuk dilakukan pencetakan KTP elektronik.

Warga lain, David mengatakan, pihak Disdukcapil kota Palangka Raya harus terbuka dan transparan terkait informasi permasalahan klasik seperti ini.

"Kalau memang ada kendala, ya diberitahukan segera kepada warga. Kasihan warga yang sudah jauh-jauh dari tempat tinggalnya ingin melakukan pencetakan KTP ternyata blangkonya habis, kan kasihan warga sudah rela datang jauh-jauh ternyata belum," kata karyawan swasta itu.

Pihaknya hanya berharap, pemerintah kota melalui Disdukcapil bisa segera mengatasi permasalahan klasik ini secara bijak. Kalau memang ada permasalahan masih ditemukan titik buntu, bawa permasalahan ini sampai ke Pemerintah Pusat.

Kepala Bidang Pengelolaan Pendaftaran Penduduk, Disdukcapil kota Lukmanul Hakim sebelumnya pernah mengatakan masih menunggu kedatangan blangko e-KTP dari Pemerintah Pusat.

"Kita belum tahu pasti kapan blangko KTP-El itu datang. Informasi awal Januari, kemudian mundur lagi Februari, kemudian waktu melihat berita bulan Maret. Namun, perkiraan kami paling-paling pertengahan tahun ini," kata Lukmanul Hakim.

Meski demikian masyarakat yang memerlukan kartu identitas diminta tidak panik karena sambil menunggu pencetakan KTP elektronik, Disdukcapil mengeluarkan surat keterangan kependudukan yang kedudukan dan fungsinya sama seperti KTP.

Sementara itu, terkait blanko Akta Kelahiran dan Akta Kematian dia menyatakan persediaan yang ada masih mencukupi hingga beberapa waktu mendatang.

(mdk/ian)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP