Warga Jakarta antusias lihat gerhana bulan melalui tayangan langsung

Minggu, 5 April 2015 00:29 Reporter : Putri Artika R
Warga Jakarta antusias lihat gerhana bulan melalui tayangan langsung Gerhana bulan merah. ©AFP PHOTO

Merdeka.com - Gerhana bulan total Sabtu (4/4) terjadi pukul 18.57-19.02 WIB. 6 teleskop dan giant binocular sudah disiapkan panitia Planetarium dari Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.

Namun, pada jam itu cuaca Ibukota diselimuti awan mendung. Hasilnya, di atap Gedung Planetarium Taman Ismail Marzuki teropong-teropong tersebut tak terpakai.

Beberapa saat kemudian awak media turun. Di lantai dasar ternyata sudah dipadati masyarakat yang tengah menonton detik-detik gerhana bulan total melalui fasilitas live streaming. Planetarium menyediakan live streaming gerhana bulan total dari Griffith Observatory, Amerika Serikat.

Pengunjung yang terdiri dari keluarga dan pasangan muda mudi mengabadikan momen-momen gerhana bulan total dengan menggunakan telepon genggam. Mereka mengaku tidak kecewa meski menyaksikan momentum gerhana bulan total hanya melalui live streaming.

"Kapan lagi lihat ini," ujar salah seorang Ibu yang sedang merekam proses gerhana bulan total dilayar OHP.

Gerhana Bulan total ini hanya bisa disaksikan selama 5 menit. Untuk gerhana bulan parsial dapat disaksikan lebih dari 3 jam.

Setelah gerhana bulan total lewat, para pengunjung berbondong-bondong mengantre untuk bisa melihat melalui teleskop. Mereka rela antre di tangga menuju ke atap Gedung Planetarium.

Karena teleskop terbatas, petugas kemudian membagi jumlah pengunjung 30 orang. Banyak dari mereka melakukan selfie sebelum melihat gerhana bulan melalui teleskop. [siw]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini