Wapres Ma'ruf: Harus Ada Metode Belajar di Bidang Pendidikan Agama

Rabu, 24 Juni 2020 23:02 Reporter : Merdeka
Wapres Ma'ruf: Harus Ada Metode Belajar di Bidang Pendidikan Agama Wapres Maruf Amin. ©2020 Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengamini, dampak pandemi Covid-19 sangat luas dan bersifat multi dimensi tanpa terkecuali di bidang pendidikan agama. Oleh karena itu, lembaga yang bertanggung jawab di bidangnya perlu berinovasi dalam mencari solusi bersama.

"Harus ada metode pembelajaran bagi para murid dan santri yang lebih efektif terlebih dalam memasuki masa Tatanan Normal Baru (New Normal)," katanya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (24/6).

Menurutnya, para pengelola pesantren, seperti guru, orang tua, santri dan calon santri, pakar pendidikan serta perlindungan anak harus memperoleh solusi terbaik untuk pendidikan.

Dia mencontohkan, inovasi bisa dilakukan dengan bentuk pembelajaran kelompok-kelompok kecil. Tentunya penyesuaian kurikulum dengan format pembelajaran jarak jauh.

"Mengingat ilmu agama tidak bisa hanya didekati semata dengan cara mengalihkan pengetahuan ke peserta didik (transfer of knowledge). Tetapi juga perlu ditekankan pada internalisasi dan penanaman nilai kepada peserta didik," jelasnya.

Ma'ruf meyakini, ilmu agama berupa pengetahuan dapat dicarikan solusi, salah satunya dengan belajar di rumah melalui internet. Namun, dia menambahkan, cara tersebut tidak menanamkan nilai keagamaan. Alasannya internalisasi agama memerlukan tatap muka langsung dan keteladanan sang guru.

"Karenanya pemerintah sedang menyiapkan kebijakan dan langkah untuk memberikan fasilitas yang diperlukan guna mendukung pelaksanaan pembelajaran jarak jauh itu," tutupnya.

Reporter: M Radityo
Sumber: Liputan6.com [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini