Wapres JK: Dampak negatif teknologi, hoaks berujung konflik sosial

Jumat, 4 Mei 2018 13:08 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Jusuf Kalla pidato di Sidang Umum PBB. ©2017 Tim Media Wapres

Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menjelaskan dihadapan kepada para Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) Kepolisian Republik Indonesia 2018 bahwa perkembangan teknologi bisa berdampak negatif terhadap kehidupan masyarakat. Salah satunya yaitu menimbulkan konflik.

"Sehingga mudah menyebarkan isu dan bisa terjadi hoaks di mana-mana yang susah terdeteksi," kata JK saat memberikan pengarahan kepada seluruh Kapolda di PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat, (4/5).

Dia juga meminta agar pihak kepolisian bisa profesional. Karena penyebaran hoaks bisa dideteksi secara dini dengan bantuan teknologi.

"Karena itulah maka profesionalisme yang diharapkan kepada bapak Kapolri pengetahuan yang luas daripada perkembangan kriminal di dunia ini. Teknologi tentu sangat cepat berkembang konflik ditambah teknologi itu cepat terjadi karena perkembangan teknologi," tegasnya.

"Hal-hal itulah yang tentu kita bekerja sama dengan semua sistem di pemerintahan kita semuanya," ungkap JK.

Selain itu, Kalla juga mengingat sejumlah potensi yang bisa mengganggu keamanan dan ketertiban. Ia mencontohkan konflik sosial, konflik agama, dan masalah yang terjadi pada pemilu sebelumnya.

"Sekarang alhamdulillah jauh lebih baik dibanding masa lalu, pernah malah pemilu kita enggak ada apa-apanya," ungkap JK. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini