Wapres Buka Rakernas Al Jam'iyatul Washliyah, Bahas Narkoba hingga LGBT

Jumat, 10 Juni 2022 10:52 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Wapres Buka Rakernas Al Jam'iyatul Washliyah, Bahas Narkoba hingga LGBT Wapres Buka Rakernas Al Jam’iyatul Washliyah di Jakarta. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-1 Al Jam'iyatul Washliyah (Al Washliyah) Jumat (10/6). Upacara seremonial pembukaan Rakernas dilaksanakan di Istana Wapres, Jl. Merdeka Selatan, Jakarta.

Kegiatan Rakernas Al Washliyah akan berlangsung selama 3 hari dari Jumat-Minggu pada 10-12 Juni 2022 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta.

"Hari ini Al Jam'iyatul Washliyah melaksanakan rakernas yang pertama, rakernas pertama ini itu sangat penting bagi organisasi merumuskan langkah langkah kedepan," kata Wapres Ma'ruf di Istana Wapres, Jakarta, Jumat (10/6).

Ma'ruf menyebut, Al Washliyah harus menjadi mitra pemerintah dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Selain itu, memperkuat moderasi beragama di Indonesia sebagai Islam yang Wasathiyah.

Sementara, Ketua Umum Pengurus Besar Al Washliyah Masyhuril Khamis mengatakan, Rakernas akan membahas beberapa isu penting terutama adalah transformasi bidang keorganisasian dan bidang pendidikan.

Hal ini sesuai dengan tema Rakernas, yaitu Transformasi dan Kolaborasi Organisasi Menuju Al Washliyah Maju dan Modern.

"Pengurus Besar Al Washliyah melihat isu pendidikan sangat penting kami bahas karena pendidikan adalah faktor utama yang akan memajukan bangsa," ucapnya.

Dia menyebut, Al Washliyah merupakan organisasi yang bergerak dalam bidang dakwah, pendidikan dan sosial. Al Washliyah bukanlah organisasi politik, dan tidak berafiliasi dengan partai politik manapun.

Maka, memajukan pendidikan, menjaga moral bangsa dan pengentasan kemiskinan menjadi domain utama organisasi Al Washliyah.

"Masalahnya, saat ini yang menjadi masalah adalah masih minimnya jadwal pelajaran agama di sekolah-sekolah umum. Ini akan menjadi poin utama untuk dibahas," ujarnya.

Sementara, untuk pembahasan tentang perbaikan akhlak bangsa juga menjadi sorotan utama. Di antaranya masalah narkoba dan LGBT.

"Tidak ketinggalan pula isu tentang sosial kemasyarakatan tentang semakin banyaknya angka perceraian pasangan muda, pergaulan bebas, narkoba dan LGBT juga akan dibahas," ujar Ketua Pusat Dakwah dan Perbaikan Akhlak Bangsa Majelis Ulama Indonesia ini.

Permasalahan lain yang akan dibahas adalah mengenai permasalahan yang terjadi di seputar tanah wakaf. Menurut Undang-undang pertanahan saat ini, tanah wakaf harus memiliki sertifikat. Masalahnya adalah pensertifikatan tanah wakaf masih menjadi kendala bahkan menjadi sengketa di beberapa wilayah.

"Saat ini Al Washliyah mempunyai banyak sekali tanah wakaf, baik yang digunakan untuk sekolah/kampus, maupun untuk panti sosial," ungkapnya.

Khamis melanjutkan, rekomendasi-rekomendasi yang akan dihasilkan dari Rakernas ke-1 ini nantinya dapat mendorong pemerintah untuk lebih serius dan fokus di dalam menangangi permasalahan kehidupan berbangsa dan bernegara, sehingga Indonesia akan semakin maju.

Selain Wakil Presiden, dalam Rakernas ini sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju, Gubernur, Ketua Umum Ormas Islam dan tokoh masyarakat juga akan hadir memberikan materi.

Diantaranya adalah Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan A Djalil, Menteri Negara BUMN Erick Tohir, Menteri Agama H. Yaqut Cholil Qoumas, anggota DPR DR. Ir. Sufmi Dasco Ahmad, Gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan, Ketua MUI, Ketua Umum PB NU KH. Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum PP Muhmmadiyah, KH Haedar Nasir dan Sekjen MUI KH Amirsyah Tambunan. [rhm]

Baca juga:
Wapres: Indonesia Masih Sering Diuji Kelompok SARA yang Mengoyak Kemajemukan
Ma'ruf Amin Minta Pelaku Dugaan Penyelewengan Dana BOP Pesantren Diproses Hukum
Doa Sederet Pejabat Negara untuk Putra Ridwan Kamil
Ma'ruf Amin Video Call Ridwan Kamil: Mudah-mudahan Ananda Eril Diterima di Sisi Allah
Lepas Jemaah Haji di Surabaya, Wapres: Jaga Diri & Jangan Keluyuran

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini