Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wali Kota Depok Sebut Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana Ditanggung Pemerintah

Wali Kota Depok Sebut Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana Ditanggung Pemerintah

Wali Kota Depok Sebut Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana Ditanggung Pemerintah

Korban meninggal dunia akan mendapat santunan.

Biaya perawatan korban kecelakaan di Ciater, Jawa Barat akan ditanggung pemerintah. Korban luka yang dirawat di rumah sakit akan dibebaskan biayanya. Sedangkan korban meninggal dunia akan mendapat santunan.


Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, biaya perawatan akan ditanggung pemerintah melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pihaknya juga akan berkordinasi dengan Dinas Sosial Depok untuk memastikan alokasi anggaran bagi korban meninggal dunia dan luka berat.

“Mudah-mudahan tidak ada yang meninggal lagi, bisa ditangani yang (luka) berat,” katanya, Minggu (12/5).


Dia mengaku belum tahu besaran nominal yang akan diberikan untuk korban meninggal dunia. Karena pihaknya harus mengecek ketersediaan anggaran di APBD Depok. Sebelumnya, pihaknya juga memberikan santunan untuk korban kecelakaan di Tol Cipali KM 54.

Wali Kota Depok Sebut Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana Ditanggung Pemerintah

“Itu sudah kita berikan santunan kepada keluarga,” ujarnya.

Saat ini fokusnya adalah memberikan bantuan pada para korban. Semalam pihaknya bersama dengan Polres Metro Depok mengirimkan puluhan ambulan untuk menjemput korban luka dan meninggal dunia.


“Totalnya sekitar 34 mobil jenazah dan ambulans untuk diberangkatkan ke sana, sekarang sudah di sana semuanya,” ungkapnya.

Korban luka berat saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit di Subang. Karena mereka harus menjalani operasi terlebih dauhul dan tidak bisa dibawa langsung ke Depok.


“Kalau tidak salah ada 4 orang, selain itu luka sedang dan luka ringan dibawa berangsur-angsur setelah mereka dipersiapkam ambulans lebih lengkap,” tukasnya.

Dalam kecelakaan maut tersebut, sebanyak 10 orang terdiri dari guru dan murid meninggal dunia. Dari 10 jenazah, masih ada satu yang belum teridentifikasi. Jika sudah selesai identifikasi, jenazah langsung dibawa ke Depok.


“Keluarga minta ke rumahnya masing-masing, tapi saya bilang selesaikan identifikasinya, dan BAP-nya dengan kepolisian setempat diserahkan kepada Polres Metro Depok yang ke sana juga, nanti di sini diserahkan kepada keluarga dan tandatangan bahwa jenazah sudah diterima oleh pihak keluarga, sebab mereka tidak berkenan untuk ditempatkan ke RSUD, jadi langsung ke keluarga mereka,” ungkapnya.

Wali Kota Depok Sebut Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana Ditanggung Pemerintah

Informasi terbaru jumlah korban meninggal berjumlah 12 orang. Terdiri dari 11 orang rombongan SMK Lingga Kencana dan satu otang pengendara motor yang merupakan warga Subang.

“Yang warga Depok ada 11 orang, saya tidak tahu siswa dan gurunya, didaftarnya ada 11 orang laki-laki dan perempuan, selebihnya luka ringan, dan ada 4 luka sangat berat dan harus ada tindakan langsung untuk penyelamatan mereka, karena yang patah itu tulang rusuk kalau tidak salah dan ada beberapa bedah saraf harus diselesaikan di sana,” bebernya.


Sedangkan korban selamat sudah sampai di Depok. Mereka langsung menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit. Antara lain di RS Bhayangkara Brimob Klapa Dua Depok.

“Demikian juga untuk ortopedi, kita sudah siapkan untuk 10 kalau memang dibutuhkan di sini, nanti pembagiannya kesepakatan dengan RSUD di sana (Subang),” katanya.


Dia meminta dilakukan evaluasi terhadap kegiatan seperti ini. Pemerintah akan berkoordinasi dengan sekolah-sekolah di Depok karena ini terkait dengan masalah transportasi.

“Kalau tidak salah, bus pariwisatanya juga bukan dari Depok juga, karena memang ini langganan mereka dan sudah MoU, ini lah yang dipakai. Ini memang kolaborasinya tidak hanya Depok sendirian, ini harus bersama-sama,” ujarnya.


Dari peristiwa ini kata dia akan menjadi pelajaran. Dia menekankan pentingnya dilakukan evaluasi dari pemerintah pusat yang dapat mengkoordinasi semuanya.

Wali Kota Depok Sebut Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana Ditanggung Pemerintah

“Misalkan dikeluarkan SOP setiap bus pariwisata harus lulus KIR, atau diulang kembali KIR-nya sebelum berangkat, nah ini bisa dilakukan, kalau memang dari pusat, karena kan lintas wilayah,” pungkasnya.

Kemenhub Ungkap Penyebab Bus SMK Lingga Kencana Depok Kecelakaan di Ciater
Kemenhub Ungkap Penyebab Bus SMK Lingga Kencana Depok Kecelakaan di Ciater

Korban tewas terdiri atas enam perempuan dan lima laki-laki serta jumlah korban luka berat sebanyak 12 orang.

Baca Selengkapnya
Kemenhub: Bus SMK Lingga Kencana Depok yang Kecelakaan di Ciater Tak Miliki Izin Angkutan
Kemenhub: Bus SMK Lingga Kencana Depok yang Kecelakaan di Ciater Tak Miliki Izin Angkutan

Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk terus melakukan investigasi mendalam terkait kecelakaan tersebut.

Baca Selengkapnya
34 Ambulans dan Mobil Jenazah Dikirim Pemkot Depok Bantu Korban Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana
34 Ambulans dan Mobil Jenazah Dikirim Pemkot Depok Bantu Korban Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana

Imam Budi Hartono mendapatkan informasi bahwa ada tiga rombongan bus yang membawa pelajar SMK Lingga Kencana pergi ke Subang untuk acara perpisahan.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Bus Rombongan Pelajar dari Depok Kecelakaan di Ciater Subang, Sejumlah Korban Dilaporkan Meninggal
Bus Rombongan Pelajar dari Depok Kecelakaan di Ciater Subang, Sejumlah Korban Dilaporkan Meninggal

Bus yang mengangkut rombongan pelajar dari Depok mengalami kecelakaan di Ciater, Subang, Sabtu (11/5) malam. Sejumlah korban dilaporkan meninggal dunia.

Baca Selengkapnya
Tiba di Rumah, Jenazah Korban Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana Disambut Isak Tangis Keluarga
Tiba di Rumah, Jenazah Korban Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana Disambut Isak Tangis Keluarga

Ada 10 ambulans berjalan beriringan. Rombongan keluar dari exit Tol Sawangan, Depok.

Baca Selengkapnya
Isak Tangis Haru Sambut Siswa SMK Lingga Kencana Depok yang Selamat dari Kecelakaan
Isak Tangis Haru Sambut Siswa SMK Lingga Kencana Depok yang Selamat dari Kecelakaan

Dua bus yang selamat tiba di Depok sekitar pukul 04.59 WIB. Bus dikawal Satuan Lalulintas Polres Metro Depok.

Baca Selengkapnya
Ini Jawaban Wali Kota Idris 'Disentil' Bima Arya Cuaca Depok Panas
Ini Jawaban Wali Kota Idris 'Disentil' Bima Arya Cuaca Depok Panas

Bima menyebut Depok kurang penghijauan sehingga menyebabkan udara terasa panas.

Baca Selengkapnya
Update Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana: Korban Tewas Bertambah jadi 11 Orang, 12 Luka Berat
Update Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana: Korban Tewas Bertambah jadi 11 Orang, 12 Luka Berat

Terdiri dari 10 orang siswa dan guru SMK Lingga Kencana, Depok dan satu orang warga.

Baca Selengkapnya
Kecelakaan Maut Bus SMK Lingga Kencana di Subang, Pengamat Minta Pengusaha Bus Diperkarakan
Kecelakaan Maut Bus SMK Lingga Kencana di Subang, Pengamat Minta Pengusaha Bus Diperkarakan

Menurut Djoko, pengawasan terhadap bus pariwisata masih perlu diperketat dan harus ada sanksi bagi perusahaan bus yang lalai terhadap tertib administrasi.

Baca Selengkapnya