Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wali Kota Depok Pantau Kinerja Anak Buah Lewat Ruangan Khusus

Wali Kota Depok Pantau Kinerja Anak Buah Lewat Ruangan Khusus Depok City Operations Room. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad kini dapat memantau kinerja anak buahnya melalui Depok City Operations Room (D'COR). Ruangan khusus ini menjadi ruang pantau seluruh aktivitas pegawai yang ada di lingkungan Pemkot Depok yang dapat diamati langsung oleh pimpinan. Sehingga pimpinan akan mengetahui apa saja yang dikerjakan anak buahnya dalam rangka memberikan pelayanan publik.

"Ini salah satu apalikasi untuk memudahkan dan melancarkan ketepatan informasi pada masyarakat termasuk sebaliknya, dari laporan atau aduan masyarakat ke kita. Ini yang kita lakukan," katanya, Rabu (23/1).

Selain itu masayarakat juga dapat melaporkan segala kejadian dan keluhan. Kemudian nantinya akan direspons oleh dinas terkait mengenai laporan yang diberikan warga. Wali Kota berharap selain di ruangan D'COR nantinya di ruang kerjanya juga disediakan monitor pengontrol, untuk menunjang kegiatan forum antarkepala dinas dan pejabat terkait.

"Ke depannya tidak hanya sampai di sini, saya sebagai pimpinan nanti saya minta monitor ke tempat saya sehingga saya bisa langsung klik untuk sesuatu yang kita butuhkan. Misalnya ada forum pimpinan daerah data yang dibutuhkan bisa langsung termonitor," ungkapnya.

Bagi warga yang ingin melapor bisa menghubungi nomor operator yang berada di D'COR yaitu di nomor 119 dan 112. Segala hal bisa dilaporkan mulai dari kesehatan, banjir, lalu lintas dan kejahatan. Nanti pihak terkait langsung menerima laporan untuk segera ditindaklanjuti.

"Dari sisi kesehatan misalnya butuh bidan dan lainnya termasuk data warga yang sakit akan terlihat. Dari segi kedaruratan misalnya ada kebakaran juga bisa terpantau, dari masalah sampah juga bisa ada tim D'COR," kata dia.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Kota Depok, Sidik Mulyono mengatakan, ruang kontrol ini akan beroperasi selama 24 jam untuk memantau situasi kota dan menerima aduan. Ia berharap akan ada CCTV di tiap jarak 100 meter, seperti di Taiwan. Selain memperbanyak CCTV, pihaknya juga berencana menempatkan sensor di titik-titik rawan.

"Kita juga akan membangun sensor untuk memantau tinggi muka air di Sungai Ciliwung, tinggi muka air di Setu, kemudian sensor untuk memantau ambience atau kualitas udara," katanya.

Lebih lanjut dikatakan, pihaknya berencana akan melakukan penambahan 10 CCTV di sejumlah titik rawan di Depok untuk memantau aktivitas masyarakat. "Tahun ini kita akan tambahkan 10 CCTV di sejumlah titik yang rawan kejahatan atau kemacetan. Jadi misalnya ada rambu-rambu lalu lintas yang mati kita hanya bisa melaporkan dan yang langsung menangani ya pihak Dishub segera saya instruksi untuk melakukan pengendalian," tutupnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP