Wakil Bupati Garut Minta Tiap RW Ronda Cegah Kerumunan Warga
Merdeka.com - Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman meminta keterlibatan semua pihak, termasuk warga untuk solid serta bahu membahu memerangi Virus Corona atau Covid-19. Paling penting dan sederhana, seluruh masyarakat harus menjaga jarak satu dengan yang lain.
Dia meminta setiap RW untuk menggalakkan ronda malam agar mencegah kerumunan warga.
"Tinggal di rumah, apalagi malam hari. Saya minta di tiap RW ada ronda. Ini sebagai langkah preventif dan biayanya sudah disiapkan. Kita geserkan biaya gotong royong fisik untuk penanganan Covid-19,” jelasnya, Selasa (31/3).
Pemda Garut memperketat pengawasan di lima kecamatan. Yaitu Wanaraja, Pangatikan, Karangpawitan, Sucinaraja, dan Banyuresmi. "Karena sentral ada yang positif, secara geografis meliputi 5 kecamatan," tutupnya.
Pemda juga berencana melakukan penutupan sementara satu pasar setelah ada seorang warga dinyatakan positif Covid-19. Penutupan sementara dilakukan karena pasar tersebut dikhawatirkan menjadi tempat penyebaran virus corona setelah pasien yang positif Covid-19 sempat belanja di sana.
"Jadi pasar Wanaraja akan diliburkan dalam 3 hari untuk dilakukan penyemprotan, sterilisasi. Dalam penyemprotan kan tidak boleh terbuka, bisa kena makanan bahaya. Jadi ditutup 3 hari untuk memutus rantai penyebaran, mohon masyarakat paham ini."
Tidak hanya menutup pasar, dia juga akan menghentikan operasional andong yang biasa mencari muatan di pasar tersebut. Pihaknya akan memberikan kompensasi kepada pemilik andong. Sedangkan untuk angkutan perkotaan, pemda akan melakukan pembatasan dengan upaya screening.
Hasil penelusuran, sampai saat ini sudah ada 31 orang yang melakukan kontak langsung dengan pasien yang dinyatakan positif itu.
"Tapi kita juga terus memantau dan mencari siapa-siapa saja yang pernah kontak langsung. Jumlahnya mungkin meningkat, karena sebelum diisolasi pasien ini sempat bergerak ke tujuh tempat berbeda," tutupnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya