Presiden ke-7 Joko Widodo alias Jokowi menuding ada agenda politik besar di balik isu ijazah palsu yang terus dihembuskan oleh sejumlah orang. Termasuk di antaranya, muncul tuntutan pemakzulan putra sulungnya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Jokowi mengungkap perasaan politiknya. Tujuannya satu, yaitu menyerang reputasi politiknya.
"Ini perasaan politik saya mengatakan ada agenda besar politik untuk menurunkan reputasi politik, untuk mendowngrade yang, ya buat saya biasa-biasa saja lah," ujar Jokowi, Senin (14/7).