Versi Kapolri, Korban Meninggal Akibat Tsunami Banten & Lampung Capai 160 Orang
Merdeka.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut, sebanyak 160 orang meninggal dunia akibat diterjang gelombang tsunami yang terjadi di sekitar Pantai Selat Sunda, Banten, Sabtu (23/12). Hal itu ia sampaikan di sebelum melakukan pemantauan ke lokasi terjadinya tsunami.
"Yang jelas, hal itu sudah menimbulkan dampak korban manusia, sementara ini berdasarkan info yang saya terima meninggal dunia, di daerah Lampung, Lampung Selatan dan Banten, total lebih kurang 150-160 orang untuk sementara," kata Tito di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Minggu (23/12).
"Ada juga korban luka-luka, ratusan yang luka-luka. Lalu kerugian materil, rumah, kendaraan yang rusak. Memang paling banyak sementara ini ada di daerah Banten dan Lampung Selatan," sambungnya.
Ia pun menyebut, hampir semua instansi atau kelembagaan yang terlibat dalam hal ini sudah turun langsung ke lokasi terjadinya bencana seperti Polri, TNI, Basarnas, BNPB, BPBD, Kemenkes dan Kemensos.
"Semua sudah bergerak, kita sudah melakukan koordinasi melalui mekanisme saluran antar-lembaga. Saya mau melihat dampak langsung kerusakan di TKP dan apa saja yang perlu dikoordinasikan di sana, saya bersama semua instansi," sebutnya.
Mantan Kepala BNPT ini pun menyebut, tim DVI juga sudah terun ke lokasi dampak tsunami. Hal itu melakukan identifikasi terhadap para jenazah yang berhasil ditemukan dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga.
"Kemudian dari Polri sendiri, selain dari Polda Banten dan Polda Lampung yang sudah bergerak, melakukan evakuasi menolong masyarakat di situ secepatnya ke RS. Kemudian membantu korban luka-luka," ujarnya.
"Kami juga memberikan bantuan 1 Brimob kompi sudah di Banten. Kalau dibutuhkan bantuan SAR, kita juga akan lihat, kalau diperlukan akan kami kirim. Tetapi kata Kapolda Lampung cukup, kemudian dari teman-teman TNI juga sudah bergerak," ucapnya.
"Kemudian berikutnya lagi, kita juga memberi bantuan berupa pol air sudah kita kirim ke sana. Heli juga kita kirim untuk mengirimkan bantuan agar bisa cepat bisa bekerja. Ini adalah musibah bagi kita semua, kita menyampaikan duka sedalam-dalamnya tentutnya," sambungnya.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya