Usia tubuh Ahok lebih tua 12 tahun dari umurnya
Merdeka.com - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyempatkan diri untuk melakukan tes lemak dan kadar gula darah sebelum menjalani pelantikan sebagai Gubernur DKI Jakarta pada pukul 14.00 WIB nanti.
Cek kesehatan itu dilakukan Ahok usai memberikan sambutan dalam acara Pembukaan Kegiatan Edukasi Cermati Gula, Garam, Lemak (GGL) dan Baca Label Kemasan Makanan.
Dalam acara yang dilangsungkan atas kerja sama dengan Kementerian Kesehatan ini, Ahok diminta mencoba alat bernama Omron yang berfungsi memeriksa lemak dalam tubuh.
Setelah mencoba alat tersebut selama lima menit, ternyata kadar lemak Ahok berlebih. Sebab kini berat badannya mencapai 93 kilogram dengan tinggi 180 cm.
"Kelebihan satu tingkat lemaknya. Komposisi Pak Ahok kadar lemaknya melebihi standar itu kurang olahraga. Idealnya berat badannya 79 kilogram," ujar Dika petugas kesehatan yang menjaga alat tersebut di Blok G, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (19/11).
Ahok mengaku berat badannya sudah lebih rendah dibandingkan sebelumnya 96 kilogram. Untuk diketahui, penghitungan berat badan ideal dari tinggi badan dikurangi 100. Lalu hasilnya dikurangi 10 persen dari hasil pengurangan. Maka berat ideal Ahok 180-100= 80-8= 72 kilogram.
Berdasarkan tes kesehatan tersebut, usia tubuh Ahok tidak sesuai. Sebab, usia tubuh Ahok dinyatakan 60 tahun. Padahal mantan Bupati Belitung Timur ini masih berusia 48 tahun atau selisih 12 tahun.
"Berarti kerja terlalu keras, jadi asupan gizinya harus dicukupi," jelas Dika.
Mengetahui hasil tersebut, Ahok sempat kaget. Karena setiap pagi dia selalu menyempatkan diri untuk berolahraga. "Wah, kebanyakan kerja nih!" celetuknya.
Setelah mengetahui hasil tes lemak, suami dari Veronica Tan ini beralih ke tes kadar gula darah. Hasilnya, Ahok masih memiliki kadar gula darah normal, 129. Karena batas kenormalan gula darah adalah 140.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya