Usia kehamilan baru 33 minggu, ibu ini lahirkan 4 bayinya selamat
Merdeka.com - Seorang ibu di Medan melahirkan bayi kembar empat, Selasa (14/3) pagi. Dua pasang bayi mungil itu lahir dengan cara operasi cesar.
Kelahiran empat bayi itu memberi kebahagiaan kepada pasangan orangtua mereka yakni Bripka Zainedi Saputra (34) dan istrinya Silvia Arlin (33), warga Perumahan Sri Gunting, Sunggal, Deli Serdang. Sang ayah merupakan personel Propam Polres Binjai.
Bayi kembar empat ini dilahirkan di RSIA Stella Maris, Jalan Samanhudi, Medan. Lima dokter spesialis dilibatkan dalam operasi kelahiran itu, yakni Dr dr Binarwan Halim Mked (OG) SpOG (K) FICS, dr Poltak Marihot SpAN, dr Bugis Mardina MKed (Ped) SpA (K), dr Rasyidah SpA, dan dr King Chandra SpA.
Bayi perempuan yang lahir pertama dan kedua pada pukul 06.41 WIB dan 06.42 WIB. Bayi ketiga dan keempat berjenis kelamin laki-laki yang lahir pada pukul 06.44 WIB dan 06.45 WIB.
"Proses operasinya sekitar 1 jam," kata Binarwan Halim.
Saat lahir, tiga di antara bayi itu memiliki tinggi 42 sentimeter. Seorang lagi, yaitu bayi ketiga memiliki tinggi 40 sentimeter.
Keempat bayi ini lahir saat usia kehamilan ibunya 33 minggu. "Di sini kita memberi catatan bayi lahir prematur. Walaupun prematur, kalau perwatannya baik, seharusnya tumbuh dengan baik," jelas Binarwan.
Pasangan Zainedi dan Silvia telah mengikuti program inseminasi di RSIA Stella Maris sejak anak pertama mereka lahir pada 2013. Namun, putri mereka itu meninggal dunia saat berusia 2 tahun 4 bulan setelah diserang DBD.
"Pasangan ini sudah bersama dengan kami ikut program inseminasi. Enam tahun tidak punya anak. Anak pertama tahun 2013 lahir anak perempuan. Pada 2016 mencoba lagi program inseminasi. Rezeki pasangan ini hamil anak empat orang," ucap Binarwan.
Setelah proses kelahiran, kondisi ibu dan keempat bayinya dalam keadaan sehat. Sang ibu masih dirawat di ruang pemulihan, sedangkan keempat bayi dirawat di ruang khusus.
"Keempatnya stabil, bayi ketiga masih perlu perawatan untuk support pernapasan. Besok sudah bisa dilepas alat bantu pernapasannya," jelas dr Rasyidah SpA.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya