Usai ramai dan jadi polemik, Patung Guan Yu di Tuban ditutup kain
Merdeka.com - Setelah ramai diperbincangkan banyak pihak dan menjadi polemik, Patung Guan Yu Chang atau Kwan Seng Tee Koen di dalam Klenteng Kwan Sing Bio, Tuban, Jawa Timur ditutup kain putih.
"Iya diselimuti kain putih," kata Ketua Umum Kelenteng Kwan Sing Bio, Gunawan Putra Wirawan saat dihubungi merdeka.com, Minggu (6/8) malam.
Gunawan belum bersedia menjelaskan detail mengenai hal ini. Dalam penuturannya, Gunawan sedang dalam keadaan berduka dan berada di luar kota.
Informasi yang dihimpun, penutupan patung dilakukan Sabtu kemarin. Sejumlah petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan crane dikerahkan untuk menutup patung.
Keberadaan patung raksasa yang mulai dibangun sejak September 2016 itu menghabiskan dana tak kurang dari Rp 2,5 miliar.
Sejak diresmikan di hari ulang tahun Klenteng Kwan Sing Bio, yaitu pada 17 Juli 2017, patung Guan Yu yang memegang pedang, menjadi tempat alternatif wisata di Bumi Ronggolawe, nama lain dari Tuban.
Patung setinggi 30 meter dengan dominasi warna hijau, kuning emas, dan coklat ini juga dihias ornamen Ular Naga di bawahnya. Makin menambah daya tarik wisatawan yang datang ke Tuban. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya