Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Usai 'ngelem', Arey rampok toko ponsel pakai airsoft gun

Usai 'ngelem', Arey rampok toko ponsel pakai airsoft gun Perampok toko ponsel dihajar massa. ©2018 Merdeka.com/Nur Aditya

Merdeka.com - Arey Irawan (26), warga Timbau, Kutai Kartanegara, pelaku perampok toko ponsel di kawasan Jalan AW Sjahranie, di Samarinda, Kalimantan Timur, masih dirawat di rumah sakit akibat luka serius di kepala usai diamuk massa. Diduga, Arey nekat merampok di bawah pengaruh uap lem.

Polisi tengah memburu seorang rekan Arey, yang kabur saat Arey diamuk massa. Isi tasnya digeledah, ditemukan 4 pucuk senjata airsoft gun jenis Makarov, Revolver, Waltet dan Glok serta borgol dan pisau lipat.

"Ada juga lem fox dalam tasnya. Jadi sempat kita tanya, dia ngaku habis ngelem," ujar Kapolsekta Samarinda Ulu Kompol Raden Sigit Hutomo, ditemui merdeka.com di kantornya, Jalan Ir H Juanda, Selasa (20/2).

Dijelaskan Sigit, belakangan 4 pucuk airsoft gun itu juga diduga hasil curian yang dilakukan Arey. "Kita juga sempat tanya, pengakuan dia, dia beli airsoft gun itu dari Balikpapan," ujar Sigit.

"Tapi, ada komunitas airsoft gun datang ke kantor, mengecek. Ada kemiripan dengan hilangnya 16 pucuk airsoft gun 22 Januari 2018 lalu, karena tokonya dibobol maling. Laporan kehilangan itu, disampaikan ke Polres," tambah Sigit.

Kepolisian kata Sigit, sempat menanyakan soal surat izin penggunaan airsoft gun kepada Arey. "Tidak ada surat-suratnya. Penggunaan airsoft gun itu liar," tegas Sigit.

Polisi sementara menjerat Arey dengan pasal berlapis. Baik itu pasal 365 terkait pencurian dengan kekerasan junto pasal 53 KUHP junto Undang-undang Darurat No 12 Tahun 1951. "Lagi diselidiki, apakah memang dia juga terlibat kasus jambret berpistol dua malam lalu," demikian Sigit.

Diketahui, Arey nekat hendak merampok toko ponsel, Senin (20/2) malam kemarin. Dia sempat menodongkan pistol ke arah penjaga toko, yang sempat dikira senjata api. Namun saat Arey lengah, dia bisa disergap penjaga toko. Tak pelak lagi, dia jadi korban amukan massa yang menghajarnya bertubi-tubi, dan motornya pun dirusak.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP