Usai Kemarau Panjang, Kabupaten Bandung Rawan Longsor Saat Hujan

Sabtu, 2 November 2019 21:45 Reporter : Fikri Faqih
Usai Kemarau Panjang, Kabupaten Bandung Rawan Longsor Saat Hujan Ilustrasi tanah longsor. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung menyatakan beberapa wilayah berpotensi longsor saat hujan. Longsor ini diakibatkan retakan tanah yang timbul setelah kekeringan.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bandung, Hendra Hidayat mengatakan, kekeringan tersebut disebabkan musim kemarau yang cukup ekstrem. Tanah yang kering dan mengalami retakan, jika diguyur hujan akan sangat rawan terjadinya longsor.

"Karena ketika yang tadinya panas (kemarau) kering kerontang lalu berganti musim hujan, itu rawan terjadi longsor, soalnya banyak retakan di tanah," katanya di Bandung, Sabtu (2/11).

Meski setiap musim hujan wilayah Kabupaten Bandung kerap mengalami banjir, dia mengungkapkan, masyarakat perlu lebih memerhatikan potensi longsor. Sebab bencana longsor dapat lebih membahayakan keselamatan jiwa dibanding banjir.

"Kalau banjir genangan itu masyarakat sudah paham biasanya, kalau longsor yang berbahaya, harus lebih diperhatikan," ujarnya.

Dengan demikian, Hendra mengimbau, masyarakat untuk lebih siaga dalam menghadapi musim hujan yang berpotensi menyebabkan longsor. Apalagi bencana longsor rawan terjadi di beberapa daerah karena musim kemarau yang panjang.

Dia juga menyebut telah mengimbau kepada aparat kewilayahan di setiap daerah dengan potensi longsor untuk bisa waspada akan adanya bencana tersebut. [fik]

Topik berita Terkait:
  1. Tanah Longsor
  2. Bandung
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini