Usai kelulusan SMA, pencari SKCK di Solo melonjak hingga 100 persen
Merdeka.com - Usai kelulusan pelajar tingkat SMA/SMK beberapa waktu lalu, jumlah pencari Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di 5 Kantor Polsek Kota Solo melonjak hingga 100 persen. Jika pada hari biasa dalam sehari hanya 5-10 orang, saat ini bisa mencapai 30 orang lebih.
"Kalau hari biasa sehari hanya 5-10 orang, tapi sekarang ini bisa 30 orang," ujar Kapolsek Laweyan, Kompol Santoso, Rabu (10/5).
Pihaknya menugaskan dua polisi dan seorang staf PNS untuk mengantisipasi lonjakan tersebut. Ia mengatakan, para pencari SKCK rata-rata pencari kerja di perusahaan swasta.
Sementara untuk pelamar CPNS, Akmil, Akpol dan setingkat lainnya, pihaknya hanya memberikan rekomendasi.
"Kita hanya mengeluarkan rekomendasi, pencari SKCK harus ke Polresta. Kalau untuk melamar di perusahaan swasta cukup sampai Polsek," jelas Kapolsek.
Lebih lanjut ia mengatakan, untuk setiap pencari SKCK, dikenakan biaya Rp 30 ribu. Uang administrasi tersebut akan disetorkan ke negara sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).
(mdk/msh)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya