Usai Jajal Trans Jawa, Presiden Jokowi Pesan Hati-hati Berkendara
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana menjajal tol Trans Jawa dari Surabaya, Jawa Timur sampai Jembatan Kalikuto Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (20/12). Kepala Negara membutuhkan waktu kurang lebih tujuh jam untuk menempuh ruas tol sepanjang 349 Kilometer itu.
Jokowi menyusuri tol Trans Jawa menggunakan Bus Damri. Dia menyebut, jalan sepanjang tol tersebut sangat mulus.
"Mulus, mulus, di busnya juga nyaman, tadi saya tidur. Sebentar tidur, sebentar tidur," jelasnya di Jembatan Kalikuto.
Sepanjang perjalanan, Jokowi terhitung tiga kali berhenti. Pemberhentian pertama di tol Ngawi guna meresmikan ruas tol Ngawi-Kertosono (segmen Wilangan-Kertosono), Jombang-Mojokerto (seksi Bandar-Kertosono), Gempol-Pasuruan (seksi Pasuruan-Grati) dan Surabaya-Gempol (seksi relokasi Porong-Gempol).
Pemberhentian kedua di Rest Area Km 597 B ruas tol Ngawi-Kertosono. Di sini, selain meninjau Rest Area Jokowi juga menyantap makanan khas Indonesia yang dijajakan oleh UMKM.
Berikutnya di Rest Area 519 A Sragen. Jokowi dan Iriana melaksanakan salat jamak taqdim di Rest Area tersebut.
Jokowi berpesan, pengguna tol Trans Jawa harus berhati-hati saat berkendara. Kecepatan kendaraan perlu dijaga untuk memastikan keselamatan selama di perjalanan.
"Pesen saya itu aja. Karena kalau terlalu mulus sekali dan kecepatan, sementara 90-100 aja sudah seperti itu (km/jam). Tidak terasa sama sekali. Saya kira mobil pribadi akan berjalan lebih cepat dari itu jadi hati-hati," ujarnya.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya