Urine 5 calon peserta Pilkada Sulsel terindikasi menggunakan obat benzoat

Selasa, 16 Januari 2018 21:59 Reporter : Salviah Ika Padmasari
Urine 5 calon peserta Pilkada Sulsel terindikasi menggunakan obat benzoat Penyerahan dokumen hasil pemeriksaan kesehatan bakal calon peserta pilkada serentak. ©2018 Merdeka.com/Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Lima calon peserta pemilihan kepala daerah serentak di wilayah Sulsel terindikasi gunakan obat-obatan mengandung benzoat sebelum pemeriksaan kesehatan yang berlangsung Private Care Center (PCC) RS Wahidin Sudirohusodo beberapa hari lalu.

Hal ini diungkap oleh Jamaluddin, Kepala Bidang Pencegahan BNN Provinsi Sulsel usai penyerahan dokumen hasil pemeriksaan kesehatan para bakal calon diserahkan ke para komisioner KPU asal daerah masing-masing oleh tim dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Sulsel dan Sulbar yang berlangsung di aula Graha IDI Jalan Topaz, Selasa (16/1).

Jamaluddin menyebut ada enam parameter dalam pemeriksaan penyalahgunaan narkoba ke para bakal calon peserta Pilkada yakni pemeriksaan penggunaan ganja, sabu, morfin, ekstasi, kokain dan benzoat. Pemeriksaannya cukup melalui tes urine.

"Dari sekian banyak bakal calon yang diperiksa, ada lima orang bakal calon di antaranya yang terindikasi gunakan obat-obatan benzoat mungkin saja seperti paracetamol sehingga urinenya positif. Tapi bukan narkoba yah seperti ganja atau sabu," kata Jamaluddin sembari menolak untuk sebutkan asal daerah lima bakal calon tersebut.

Dia mengungkap, hasil pemeriksaan lima bakal calon peserta Pilkada Serentak yang terindikasi gunakan obat-obatan benzoat ini sudah diketahui sejak awal pemeriksaan sehingga hasilnya langsung dikirim ke Labfor BNN pusat sesuai prosedur yang ada untuk diperiksa lebih lanjut.

"Pemeriksaan di Labfor BNN pusat inilah yang nantinya lakukan pemeriksaan lanjutan untuk mengecek jenis obat apa yang dikonsumsi oleh lima orang ini sehingga urinenya jadi positif. Hasil pemeriksaan lanjutan dari BNN pusat itu juga sudah terlampir di dalam dokumen hasil pemeriksaan kesehatan yang baru diserahkan tadi," kata Jamaluddin seraya menolak beberkan hasil pemeriksaan lanjutan dari BNN pusat ini.

Menurut dia, tugasnya sebagai tim pemeriksa sudah selesai. Tahapan selanjutnya di tangan pihak KPU. Secara umum, tambah Jamaluddin, hasil pemeriksaan sekitar 70-an orang bakal calon tidak ada masalah. [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini