Upacara di Gua Lawa, peserta diharapkan maknai perjuangan saat perang gerilya
Merdeka.com - Mengenang perang gerilya pejuang kemerdekaan Indonesia di masa revolusi, Goa Lawa Purbalingga (Golaga) dipilih menjadi lokasi upacara peringatan HUT RI ke-73, Jum'at (17/8). Upacara di dalam goa ini, diikuti oleh 250 orang peserta yang berasal dari pelajar, komunitas dan warga Kecamatan Karangreja.
Kepala seksi (Kasi) Pengembangan Sumberdaya Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purbalingga, Wasis Abadi, gua dipilih sebagai lokasi upacara untuk menumbuhkan semangat juang para generasi penerus bangsa. Wasis mengenang, gua menjadi tempat perjuangan merebut kemerdekaan di masa perang gerilya. Gua juga menjadi tempat pengaturan strategi bagi para pejuang dalam merebut kemerdekaan.
"Momen ini merupakan momen yang indah dan diharapkan menjadi pertama kali di Indonesia," ujar Waisi setelah pelaksanaan upacara, Jumat (17/8).
Upacara di dalam gua merupakan kesepakatan para praktisi pariwisata dan Pemerintah Purbalingga. Upacara memperingati kemerdekaan ini, diharapkan dapat menumbuhkan kembangkan semangat cinta Tanah Air. Sedang secara khusus, mengenalkan destinasi wisata Golaga sehingga dikenal lebih luas.
Salah seorang pengibar bendera, Nurelisa (22) dari Karangreja, mengatakan sangat terharu dan gemetar saat melakukan pengibaran bendera bersama ketiga rekannya di dalam gua. Nurelisa berharap dengan dilakukan upacara tersebut akan memunculkan jiwa bela negara di setiap warga Indonesia.
Sedangkan salah seorang anggota komunitas penghobi otomotif yang mengikuti upacara, Fransisco, mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh manajemen Golaga. Kegiatan tersebut bisa menginspirasi daerah-daerah lain dalam mengembangkan wisatanya. Banyak destinasi gua yang pernah ia kunjungi namun Golaga mempunyai keunggulan yang patut dibanggakan.
"Saya berharap publikasi di media perlu digencarkan agar wisatawan semakin banyak datang ke Golaga ini. Potensi Golaga jika dikelola dengan manajemen yang baik diharapkan bisa mendongkrak pariwisata di Purbalingga, sebagai salah satu tujuan wisata dunia," katanya.
Sedang ketika ditanya arti kemerdekaan , Fransisco mengatakan negara Indonesia adalah negara besar dengan potensi sumberdaya yang besar. Untuk itu sebagai bangsa yang besar harus bisa mengisi kemerdekaan dengan bekerja giat agar potensi yang ada bisa digunakan untuk kemakmuran bangsa dan negara.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya