Ubah rekening dari akun driver, eks pegawai transportasi online raup Rp 1 M

Jumat, 8 Juni 2018 20:01 Reporter : Ronald
Ubah rekening dari akun driver, eks pegawai transportasi online raup Rp 1 M borgol. shutterstock

Merdeka.com - Polisi meringkus mantan pegawai salah satu perusahaan transportasi online yang melakukan pembajakan akun milik pengemudi taksi dan ojek (driver) online. Dengan kemampuannya dan pengalaman bekerja, pelaku dengan mudah mengubah nomor rekening driver ke nomor rekening pribadinya.

"(TM) Pernah menjadi admin call center. Admin punya kewenangan untuk melihat akun email, dan data pribadi termasuk nomor rekening sopir yang terdaftar," kata Wadirkrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ary, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (8/6).

Setelah tidak bekerja, kata Ade, pelaku bekerja sama dengan tiga admin call center. TM menyewa akun admin call center milik tiga pelaku lainnya yang masih aktif bekerja.

"Kemudian salah seorang pelaku GRW membuat akun rekening untuk menampung. Akun admin call center tersebut disewa dengan harga sekitar Rp 2 juta sampai Rp 4 juta per hari," ujar Ade.

"(Inisial para pelaku) YSBP, YD, RH, dan GRW," sambungnya.

Dengan sewa itu, lanjutnya, TM dengan bebas membajak akun milik pengendara transportasi online dengan memindahkan uang intensif kepada beberapa rekannya.

"Selama beroperasi dari tahun 2017, TM telah meraup untung sekitar Rp 1 miliar. Dia hanya butuh waktu sekitar 2 sampai 3 menit untuk beraksi. Akun uang diretas kurang lebih 3.000 akun dan untung sebanyak Rp 1 miliar," katanya.

Atas perbuatannya, para pelaku diancam Pasal 368 KUHP, Pasal ITE, yang ancaman di atas 10 tahun penjara. [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini