Tukang tusuk sate ingin minta maaf langsung ke Presiden Jokowi

Selasa, 4 November 2014 12:58 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah
Tukang tusuk sate ingin minta maaf langsung ke Presiden Jokowi arsyad bebas. ©2014 Merdeka.com/praz mohammad

Merdeka.com - Usai diberikan penangguhan penahanan oleh Mabes Polri, Muhammad Arsyad mengaku ingin bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tukang tusuk sate itu ingin meminta maaf secara langsung kepada Jokowi terkait umpatannya di akun Facebook pribadinya.

"Ingin minta maaf secara langsung," kata Arsyad usai memberikan wajib lapor perdana ke penyidik Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa (4/11).

Namun dengan melihat kesibukan Jokowi sebagai presiden, Arsyad mengakui kemungkinan itu sulit terwujud. Terkait hukuman sosial yang diberikan warga lingkungan tempat tinggalnya, pemuda yang diketahui berprofesi sebagai buruh tusuk sate ini belum sempat melakukannya. Sebab, hari ini dirinya tengah mempersiapkan laporan ke pihak penyidik.

"Janji mau ke sini lagi. Jadi belum bersihin musala," katanya.

Sebelumnya diketahui, Muhammad Arsyad dijerat UU-ITE dan UU pornografi, akibat mengunggah foto editan Presiden Jokowi di akun Facebook pribadinya. Dirinya dijemput pihak Mabes Polri di rumahnya pada 23 Oktober lalu, untuk kemudian diperiksa dan ditahan.

Pada Senin (3/11) kemarin, Mabes Polri mengabulkan penangguhan penahanan pemuda yang berprofesi sebagai tukang tusuk sate ini. Bukan hanya itu, Arsyad juga diberikan hukuman sosial dari lingkungan tempat tinggalnya berupa membersihkan musala. [eko]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini