Tukang bangunan di Aceh temukan granat milik anggota Din Minimi

Senin, 11 Mei 2015 11:54 Reporter : Afif
Tukang bangunan di Aceh temukan granat milik anggota Din Minimi Penemuan granat manggis di Aceh Besar. ©2015 merdeka.com/afif

Merdeka.com - Tukang bangunan yang sedang membangun rumah di desa Limpok, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar menemukan granat manggis aktif di lokasi proyek rumah sedang dibangun. Granat itu ditemukan Senin (11/5) sekitar pukul 00.15 WIB.

Rumah itu diketahui merupakan tempat pelarian Komeng, salah anggota kelompok bersenjata pimpinan Din Minimi di Aceh. Komeng berhasil meloloskan diri saat operasi penyergapan beberapa waktu lalu. Dugaan sementara, granat itu adalah milik Komeng tertinggal di rumah kosong itu.

Granat itu ditemukan di antara tumpukan kayu berada di dalam rumah kosong itu. Saat ditemukan, granat itu sudah berkarat tapi masih aktif dan siap meledak. Karena pin granat sudah terlepas dari sumbunya.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Zulkifli mengatakan, granat manggis ini ditemukan oleh tukang bangunan di rumah tersebut. Kemudian, dia langsung melaporkannya kepada pihak kepolisian. Malam itu juga polisi mengamankan lokasi penemuan itu.

"Karena malam tidak memungkinkan kita evakuasi granat tersebut. Saat ditemukan, pin sudah terlepas," kata Kombes Pol Zulkifli di lokasi penemuan granat.

Pihak Polresta Banda Aceh langsung berkoordinasi dengan Unit Penjinak Bom Satuan Gegana Sat Brimob Polda Aceh guna melakukan evakuasi. Unit Jibom dengan menggunakan pakaian khusus anti ledakan berhasil memindahkan granat tersebut ke tempat aman.

Menurut Kombes Pol Zulkifli, granat manggis itu biasa digunakan oleh tentara dan memiliki daya ledak mencapai radius 150 meter. "Daya ledak besar itu granat, mencapai 150 meter. Kita perkirakan memang milik K yang sedang kita buru," ujar Zulkifli.

Zulkifli mengimbau Komeng segera menyerahkan diri kepada pihak kepolisian. Sebab, pihak kepolisian akan terus memburunya sampai tertangkap.

"Kita minta segera menyerahkan diri, kalau serahkan diri kita akan perlakukan yang baik," tutup Zulkifli. [ary]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Aceh
  3. Granat
  4. Banda Aceh
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini