Tol fungsional Batang-Semarang sudah 95 persen dibangun

Jumat, 1 Juni 2018 20:56 Reporter : Nur Habibie
Tol fungsional Batang-Semarang sudah 95 persen dibangun Kakorlantas Polri Irjen Pol Royke Lumowa. ©2018 Merdeka.com/Nur Habibie

Merdeka.com - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Royke Lumowa mengatakan, sudah 95 persen kondisi pembangunan tol fungsional Batang-Semarang. Hal itu ia katakan saat dirinya bersama dengan jajaran Ditlantas Polda Jawa Tengah mengecek detil perkembangan tol fungsional Batang-Semarang dengan menggunakan sepeda.

"Melihat semua jalan tadi, 95 persen jalan sudah rigid (beton udah siap pakai)," kata Royke di Tol Manyaran Krapyak, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (1/6).

Jenderal bintang dua ini pun menyebut, sepanjang 58 kilometer jalan yang sudah di beton di tol Batang-Semarang dari panjang 75 kilometer. Dan untuk jalan lean concrete (beton ramping) sepanjang 17 kilometer.

Dirinya pun menargetkan tol Batang-Semarang bisa digunakan secara fungsional mulai tanggal 3 Juni atau paling lambat mulai 5 Juni 2018 untuk keperluan arus mudik dan arus balik.

"Untuk melihat lebih detil progress pengerjaan tol fungsional Batang-Semarang," ujarnya.

Gowes yang dilakukan oleh Royke sepanjang 34 kilometer mulai dari Kecamatan Weleri (Kabupaten Kendal) ke Kecamatan Gringsing (Kabupaten Batang) untuk melihat perkembangan pengerjaan proyek jembatan Kalikuto. Kemudian kembali ke Weleri dan kemudian gowes dilanjutkan hingga ke Manyaran, Semarang.

Dari sepanjang tol Batang-Semarang, Royket menyebut ada dua titik kemacetan yang krusial yakni jembatan Kalikuto di Kendal dan exit tol Manyaran.

"(Penanganan lalu lintas) di Kendal penting sekali karena ada jembatan yang belum tersambung di situ," sebutnya.

Untuk jembatan Kalikuto yang merupakan jembatan penghubung jalan tol Batang-Semarang tersebut bisa dipergunakan pemudik mulai 12 Juni-13 Juni atau H-3 sampai H-2 Lebaran. Oleh karenanya, jajaran Satlantas Polres Kendal telah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas untuk mengantisipasi pemusatan kendaraan pada satu jalur.

"Di Manyaran juga akan dilakukan rekayasa (lalu lintas), mudah-mudahan bisa mengurangi antrean (kemacetan) di sini," ucapnya.

Dirinya pun mengungkapkan, untuk di jalur tol Batang-Semarang pada malam hari akan dilakukan penutupan apabila kondisi arteri sudah tidak padat.

"Bila arteri tidak terlalu padat, maka malam hari (tol) tidak akan dibuka," ungkapnya. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini