Toko Emas di Balaraja Dirampok Pria Bersenpi, Kerugian Ditaksir Rp 1,6 Miliar

Sabtu, 15 Juni 2019 14:47 Reporter : Dwi Prasetya, Kirom
Toko Emas di Balaraja Dirampok Pria Bersenpi, Kerugian Ditaksir Rp 1,6 Miliar CCTV perampokan di toko emas kawasan Balaraja. ©2019 Merdeka.com/Dwi Prasetya

Merdeka.com - Aksi perampokan toko emas terjadi di Jalan Raya Serang Km 24 Kampung Cariu, Desa Talagasari Kecamatan, Balaraja, Kabupaten Tangerang. Komplotan perampok menggunakan senjata api dan senjata tajam.

Berdasarkan keterangan korban, akibat pencurian itu pihaknya mengalami kerugian sebanyak 6 Kilogram Emas dengan total sebesar Rp 1.600.000.000 (satu miliar enam ratus juta rupiah).

Aksi ini terjadi siang hari pada Sabtu (15/6) pukul 09.19 WIB. Bermula pada saat Karyawan Toko emas sedang melayani konsumen, datang dua orang pria menggunakan masker dan Topi menenteng senjata tajam jenis samurai dan senjata api laras pendek. Pembeli dan karyawan ketakutan.

Pelaku langsung melompat ke etalase toko mas dan selanjutnya dengan cepat mengambil sebanyak 7 (tujuh) nampan emas yang terpasang di etalase. Setelah mengambil emas pelaku kemudian pergi meninggalkan toko dengan menggunakan mobil. Pada saat kabur pelaku sempat dilempari batu oleh warga sekitar hingga kaca belakang mobil jenis Avanza warna Putih pecah.

"Iya betul ini kita sedang dalam pengejaran," kata Kasat Reskrim Polresta Tangerang AKP Gogo Galesung saat dikonfirmasi.

Kapolsek Balaraja AKP Feby menjelaskan, pihaknya langsung melakukan pengejaran terhadap komplotan perampok tersebut. Disinggung soal kerugian, Feby mengaku belum mengetahui lantaran masih fokus melakukan pengejaran pelaku.

"Benda yang diambil emas, tapi kita belum hitung jumlahnya," ucap dia.

Pengejaran saat ini dilakukan di ruas tol Tangerang-Merak. Sebab, diduga pelaku kabur belum jauh dari lokasi kejadian. Feby memastikan, komplotan ini bertindak dengan senjata api, hal itu, diperoleh dari keterangan saksi di lokasi

"Untuk berapa orangnya masih kita lidik. Kalau senpi, menurut keterangan saksi, benar. Tapi masih terus kita kejar dan lidik," ungkapnya. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini