Tinjau Lokasi Bencana di Lembata, Presiden Jokowi Jadi Imam Salat

Jumat, 9 April 2021 16:04 Reporter : Ananias Petrus
Tinjau Lokasi Bencana di Lembata, Presiden Jokowi Jadi Imam Salat Presiden Jokowi saat melaksanakan ibadah salat Jumat di Masjid Babul Jannah. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo langsung mengunjungi lokasi bencana banjir bandang di Desa Amakaka, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (9/4). Presiden melaksanakan salat Jumat di Masjid Babul Jannah yang ada di desa itu.

Seusai salat Jumat, Jokowi lalu menjadi imam salat jamak Asar. Sejumlah pejabat turut menjadi makmumnya, antara lain: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, dan Kepala Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Henri Alfiandi.

Seusai salat, Presiden Jokowi menyampaikan ungkapan belasungkawa atas meninggalnya imam masjid Masjid Babul Jannah, Mansur Mangu. Almarhum merupakan salah seorang korban bencana longsor dan banjir bandang.

Warga Amakaka, Isak Jema, mengaku sangat bangga karena orang nomor satu Indonesia salat Jumat bersama mereka. "Seharusnya yang pimpin salat hari ini bapak Imam (Mansur Mangu) tapi beliau juga jadi korban bencana," Tutupnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengunjungi langsung lokasi terparah bencana banjir bandang di Desa Amakaka, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Jumat (9/4). Dia memerintahkan untuk merelokasi warga yang terdampak bencana, guna membangun kembali daerah itu.

Presiden juga telah berbicara dengan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskidat dan Bupati Lembata Yance Sunur untuk rencana relokasi.

"Banyak batu berukuran besar, sehingga menyulitkan alat berat untuk masuk ke lokasi bencana," kata Jokowi.

Desa Amakaka merupakan salah satu lokasi terdampak bencana banjir bandang yang disebabkan siklon tropis Seroja. Kabupaten Lembata menjadi wilayah yang terdampak paling parah akibat bencana itu.

Jumlah korban jiwa di Lembata mencapai 63 orang dan 45 orang lainnya masih hilang. "Saya perintahkan untuk cari dan temukan 45 korban yang masih hilang," tegas Jokowi.

Presiden mengatakan, dia sudah melihat dan pastikan logistiknya cukup. "Hanya tadi ada keluhan dari masyarakat bahwa BBM-nya mahal. Saya terima masukan itu," katanya.

Jokowi juga menyampaikan duka cita yang mendalam bagi korban yang meninggal dalam bencana itu. Dia mendoakan semoga arwah para korban mendapat tempat yang terbaik, serta yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran. [yan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini