Tingkatkan Produktivitas, LPN Fasilitasi Rakor dengan 5 Kawasan Industri

Selasa, 12 November 2019 13:17 Reporter : Marissa Priscilla
Tingkatkan Produktivitas, LPN Fasilitasi Rakor dengan 5 Kawasan Industri LPN Fasilitasi Rakor dengan 5 Kawasan Industri. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Lembaga Produktivitas Nasional (LPN) melakukan rapat koordinasi dengan 5 (lima) kawasan industri dalam rangka menyiapkan SDM Bidang produktivitas yang menjadi isu strategis dalam Gerakan Nasional Peningkatan Produktivitas dan daya saing (GNP2DS).

Rapat koordinasi dihadiri oleh Prof Bomer Pasaribu selaku ketua tim kerja LPN, Yosminaldi selaku Koordinator Kawasan Industri EJIP yang juga sebagai ketua Asosiasi Praktisi Human Resources Indonesia (ASPHRI), beberapa Koordinator wilayah kawasan industri yang tergabung dalam Asosiasi Praktisi Human Resources Indonesia (ASPHRI) dan perwakilan dari Direktorat Bina Produktivitas Ditjen Binalattas Kemnaker RI.

Menurut Bomer Pasaribu, rapat ini sebagai langkah awal di dalam upaya LPN mendorong dunia usaha dan industri untuk mempercepat peningkatkan produktivitas dan daya saing melalui GNP2DS di seluruh Indonesia. "Itu kunci untuk bisa menjadi negara maju dan bisa keluar dari jebakan kelas menengah. Kita harus jadikan program LPN menjadi budaya bagi pekerja untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing," ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Yosminaldi. Menurutnya peran pemerintah saat ini sangat diperlukan guna memperjelas langkah langkah strategis produktivitas di dunia usaha dan industri, baik melalui peningkatan SDM bidang produktivitas maupun kebijakan positif lainnya.

"Kita dukung upaya ini semaksimal mungkin, dan kami siap untuk membantu pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang produktif, khususnya di lingkungan dunia usaha dan industri," ujar Yosminaldi.

Yosminaldi juga menyampaikan, saat ini jumlah industri yang ada di kawasan EJIP sebanyak 90 perusahaan, Surya Cipta sebanyak 140 perusahaan, Jababeka sebanyak 1500 perusahaan, Delta Mas sebanyak 90 perusahaan, dan Delta Silicon Lippo Cikarang sebanyak 300 perusahaan. "Kami siap jika diminta membantu pemerintah baik sebagai role model GNP2DS maupun mendelivered pengalaman yang kami miliki kepada industri UKM agar mampu meningkatkan produktivitas dan daya saingnya," tutupnya.

Sementara itu Direktur Bina Produktivitas Fahrurozi melalui pesan tertulisnya menyampaikan apresiasi yang setinggi–tingginya kepada pelaku dunia usaha dan industri untuk membantu pelaksanaan Gerakan Nasional Peningkatan Produktivitas Dan Daya Saing (GNP2DS).

"Ke depan kami akan mengajak seluruh komponen stakeholder khususnya dunia usaha dan industri guna mempercepat peningkatan produktivitas baik melalui strategi peningkatan SDM maupun pola perencanaan manajemen yang terstandar, sehingga gerakan ini menjadi massif dan terukur," ujar Fahrurozi. [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. Berita Kemnaker
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini