Tim DVI Polda Jatim Identifikasi 17 Jenazah Korban Runtuhnya Musala Ponpes Al-Khoziny, Ini Daftar Namanya

Polda Jatim menyampaikan duka cita mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam peristiwa tragis tersebut.

Erwin Yohanes
Oleh Erwin Yohanes - Reporter
Tim DVI Polda Jatim Identifikasi 17 Jenazah Korban Runtuhnya Musala Ponpes Al-Khoziny, Ini Daftar Namanya
Update Ponpes Roboh: Pembersihan Puing Memasuki Tahap Akhir, Pencarian Korban Tinggal 10 Orang (Nur Habibie)

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur kembali mengumumkan perkembangan signifikan dalam proses identifikasi korban robohnya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny di Buduran, Sidoarjo.

Hingga Selasa (7/10) malam pukul 20.26 WIB, sebanyak 17 jenazah dari 18 kantong jenazah yang diterima telah berhasil teridentifikasi oleh Tim DVI di RS Bhayangkara Surabaya.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menyampaikan duka cita mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam peristiwa tragis tersebut, serta apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan dan proses identifikasi.

“Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada seluruh korban dan keluarga yang ditinggalkan. Tim DVI Polda Jawa Timur telah bekerja penuh selama 24 jam sejak hari pertama di lokasi bencana, dengan penuh kehati-hatian, ketelitian, serta penghormatan terhadap jenazah korban,” ujar Kombes Pol Abast di Surabaya, Selasa (7/10) malam.

Ia menjelaskan, operasi identifikasi ini melibatkan Bid Dokkes Polda Jatim, Bid Dokkes Polri, serta para ahli dari berbagai instansi kesehatan dan sosial di Provinsi Jawa Timur, termasuk anggota Persatuan Dokter Forensik Indonesia (PDFI).

Selain menyampaikan apresiasi kepada tim medis dan forensik, Abast juga berterima kasih kepada keluarga korban atas kesabaran dan kerja sama yang telah diberikan selama proses identifikasi berlangsung, serta kepada media yang telah berperan menyampaikan informasi kepada masyarakat secara berimbang sejak awal kejadian.

Rincian Lengkap 17 Jenazah yang Berhasil Teridentifikasi

Kabid Dokkes Polda Jatim, Kombes Pol Dr. Khusnan Mabilin, selaku Komandan Tim DVI, merinci hasil identifikasi terbaru yang dilakukan dengan metode DNA, pemeriksaan medis, sidik jari, properti, serta pencocokan gigi.

Berikut daftar lengkap korban yang telah teridentifikasi

• PN RSB B004 — Teridentifikasi melalui DNA dan medis, cocok dengan AN014: Muhammad Ahmad Fahmi, laki-laki, 15 tahun, alamat Kampung Karanganyar RT 004 RW 009, Banyuwajuh, Kamal, Bangkalan.

• PN RSB B005 — DNA dan medis cocok dengan AN043: Muhammad Reza Shafi’i Akbar, laki-laki, 14 tahun, alamat Brogol Kauman 2-98 RT 003 RW 014, Penelengan, Kota Surabaya.

• PN RSB B007 — DNA, medis, dan properti cocok dengan AN008: Habibuddin Yarkasih, laki-laki, 13 tahun, alamat Balongsari Taman 8A-6 RT 004 RW 005, Balongsari, Tandes, Surabaya.

• PN RSB B008 — DNA, medis, dan properti cocok dengan AN049: Muhammad Rizki Maulana Syakutra, laki-laki, 16 tahun, alamat Wadungasih RT 10 RW 3, Buduran, Sidoarjo.

evakuasi korban tewas ponpes al khoziny
evakuasi korban tewas ponpes al khoziny Erwin Yohanes

• PN RSB B009 — DNA dan medis cocok dengan AN028: Muhammad Ubaidillah, laki-laki, 17 tahun, alamat Dusun Baruan, Karangpote, Blega, Bangkalan.

• PN RSB B010 — DNA dan medis cocok dengan AN061: Bintiawan Narendra Sugiarto, laki-laki, 16 tahun, alamat Manyung Tengah RT 2 RW 3, Manyung, Babat, Lamongan.

• PN RSB B012 — DNA dan medis cocok dengan AN040: Muhammad Ali Sirojudin, laki-laki, 13 tahun, alamat Dupak Rukun II No.111 RT 12 RW 02, Dupak, Krembangan, Surabaya.

• PN RSB B013 — DNA, medis, dan properti cocok dengan AN029: Muhammad Azam Habibi, laki-laki, 14 tahun, alamat Sidotopo Jaya Gang Lebar 37/2, Sidotopo, Semampir, Surabaya.

• PN RSB B014 — DNA dan medis cocok dengan AN053: Muhammad Maulidi Asami Kamil, laki-laki, 16 tahun, alamat Dusun Kebunsari, Karanggayam, Blega, Bangkalan.

• PN RSB B015 — DNA dan medis cocok dengan AN021: Ahmad Fatoni Abil Falah, laki-laki, 17 tahun, alamat Dusun Sodim RT 2 RW 5, Tanggunggunung, Tanjungbumi, Bangkalan.

• PN RSB B016 — DNA dan medis cocok dengan AN055: Muhammad Azzan Albi Alfa Iman, laki-laki, 17 tahun, alamat Dusun Kebunsari, Karanggayam, Blega, Bangkalan.

• PN RSB B017 — DNA dan medis cocok dengan AN034: Khoirul Muttaqin, laki-laki, 18 tahun, alamat Jalan KH. Hasyim Asy’ari Gang Dua RT 1 RW 8, Banjar Melati, Mojoroto, Kota Kediri.

• PN RSB B018 — DNA dan medis cocok dengan AN044: Farhan, laki-laki, 17 tahun, alamat Jalan Putat Gede Selatan 15/69 RT 6 RW 3, Putat Gede, Sukomanunggal, Surabaya.

• PN RSB B022 — Medis dan properti cocok dengan AN031: Saifuddin, laki-laki, 15 tahun, alamat Dusun Burneh Olog, Pajeruan, Geger, Bangkalan.

• PN RSB B028 — Sidik jari dan medis cocok dengan AN037: Ahmad Rifari Haikal Nur, laki-laki, 17 tahun, alamat Jalan A. Yani Suprapto 6E/15 RT 3 RW 3, Sidokumpul, Gresik.

• PN RSB B035 — Medis dan properti cocok dengan AN009: Muhammad Ubaidillah, laki-laki, 15 tahun, alamat Jalan Swadaya Gang Tunas Harapan RT 97 RW 8, Pal 9, Sungai Kakap, Kalimantan Barat.

• PN RSB B051 — Pemeriksaan gigi dan medis cocok dengan AN012: Ahmad Albi Fahri, laki-laki, 13 tahun, alamat Hang Tuah 7/20 RT 7 RW 9, Semampir, Surabaya.

konpers polda jatim
konpers polda jatim Erwin Yohanes

Total 34 Korban Sudah Teridentifikasi

Dengan tambahan hasil identifikasi hari ini, total 34 korban telah berhasil diidentifikasi dari 67 kantong jenazah yang diterima sejak hari pertama pascabencana.

Kombes Pol Dr. Khusnan Mabilin menegaskan bahwa proses identifikasi masih terus berlangsung dengan mengutamakan akurasi dan etika penanganan.

“Tim DVI terus melakukan pendalaman data antemortem dan postmortem. Setiap hasil identifikasi dipastikan melalui verifikasi ilmiah yang ketat sebelum diserahkan kepada keluarga,” ujarnya.

Polda Jatim juga mengimbau keluarga yang belum menemukan anggota keluarganya untuk melapor ke Posko DVI RS Bhayangkara Surabaya, guna memberikan data pembanding seperti sampel DNA atau barang pribadi milik korban.

Menutup keterangan persnya, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengajak masyarakat Jawa Timur untuk mendoakan para korban dan keluarga yang ditinggalkan.

“Semoga seluruh korban yang belum teridentifikasi segera diketahui identitasnya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, kami doakan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ucap Abast.

Polda Jawa Timur memastikan proses pemulasaraan dan penyerahan jenazah kepada keluarga dilakukan setelah seluruh prosedur identifikasi dinyatakan lengkap dan sah oleh Tim DVI.

Rekomendasi