Tiket Mahal, Pemudik Melalui Bandara Adi Soemarmo Diprediksi Hanya Naik 7 Persen

Jumat, 17 Mei 2019 21:33 Reporter : Arie Sunaryo
Tiket Mahal, Pemudik Melalui Bandara Adi Soemarmo Diprediksi Hanya Naik 7 Persen Bandara Adi Soemarmo Solo. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Mahalnya tiket pesawat dan keberadaan Tol Trans Jawa, diprediksi bakal berpengaruh signifikan terhadap jumlah pemudik yang akan melalui Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo. Hal tersebut dikemukakan General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo Abdullah Usman kepada merdeka.com, Jumat (17/5).

"Untuk Lebaran besok, prediksi kenaikan hanya 6-7 persen dari hari biasa. Tidak seperti tahun kemarin sampai 12 persen," katanya.

Menurut Usman, pada awal tahun ini saja penurunan penumpang di Adi Soemarmo mencapai 43 persen. Selain harga tiket yang mahal, dioperasikannya jalan tol juga berpengaruh signifikan. Masyarakat Jakarta yang akan ke Solo, lebih memilih jalur darat melalui tol, yang bisa ditempuh dalam waktu 6 jam.

Penurunan penumpang domestik juga biasa terjadi saat awal bulan Ramadan. Hal tersebut merupakan siklus tahunan, yang terjadi setiap dua minggu awal Ramadan. Jumlah penumpang domestik pada awal Ramadan rata-rata hanya 1.800 orang per hari. Sedangkan pada hari biasa mencapai sekitar 2.000 penumpang.

"Jumlah penumpang nanti akan kembali normal setelah dua pekan terakhir Ramadan atau mendekati lebaran," lanjutnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat mudik Lebaran, pihaknya akan mengoperasikan posko. Yakni di kedatangan dan keberangkatan penumpang. Saat ini, lanjut Usman, ada 44 flight di Adi Soemarmo, 22 kedatangan dan 22 keberangkatan.

"Ada dua posko, akan kita buka di kedatangan dan keberangkatan. Melihat evaluasi kemarin, banyak problem terkait masalah kesehatan. Sehingga kami fokuskan ke kesehatan," jelasnya.

Usman menambahkan, hingga saat ini belum ada maskapai yang mengajukan penambahan jadwal penerbangan. Namun ia memperkirakan hanya ada 2 flight yang akan mengajukan penerbangan ekstra.

"Untuk extra flight sampai saat ini belum ada yang mengajukan. Biasanya maksimal itu 2 flight tambahannya per hari, mulai H-7," pungkas Usman. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini