Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tiga Desa di Sukajaya Masih Terisolir, Helikopter Ditambah untuk Kirim Logistik

Tiga Desa di Sukajaya Masih Terisolir, Helikopter Ditambah untuk Kirim Logistik Longsor di Sukajaya. ©2020 Merdeka.com/Rasyid Ali

Merdeka.com - Danrem 061/Suryakancana, Brigjen Novi Helmi Prasetya mengungkap, tiga desa di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor masih belum mampu ditembus lewat jalur darat, Jumat (10/1).

"Desa Cileuksa, Cisarua dan Kiarasari masih belum bisa ditembus. Tapi untuk Kiarasari sudah mulai bisa dilalui dengan sepeda motor. Tapi untuk roda 4 belum bisa," kata Brigjen Novi.

Meski begitu, kata dia, semua wilayah yang sempat terisolir akibat akses jalan tertutup longsor sudah bisa dikirimkan logistik, baik lewat jalur darat maupun udara.

"Di Cileuksa masih ada dua kampung masih belum bisa kita tembus lewat jalur darat, yakni Kampung Ciear dan Kampung Cijairin. Kita drop logistik lewat udara, meski ada lapangan sangat kecil di sana," kata dia.

Nantinya, meski seluruh akses darat telah bisa dilalui, helikopter tetap akan disiagakan. Tidak hanya untuk pengiriman logistik. Tapi juga untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

"Kan lokasinya jauh-jauh. Kita juga perlu kecepatan dalam masa penanggulangan darurat bencana ini. Saat ini ada 3 helikopter dari BNPB, ATS dan PMI. Tapi nanti BNPB mau nambah satu unit lagi," tegasnya.

Untuk membuka akses jalan tertimbun longsor, 18 unit alat berat telah bekerja di seluruh titik. "Sekarang kan sedang kerja untuk menembus ke Desa Pasir Madang, setelah itu, baru kita dorong ke Cileuksa, supaya pasokan logistik bisa lebih cepat," ujarnya.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP