Tertibkan PKL Pasar Kampung Lalang, Petugas Satpol PP Nyaris Ditikam Pedagang

Rabu, 12 Juni 2019 16:30 Reporter : Yan Muhardiansyah
Tertibkan PKL Pasar Kampung Lalang, Petugas Satpol PP Nyaris Ditikam Pedagang PKL Pasar Kampung Lalang Ditertibkan. ©2019 Merdeka.com/Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Pemkot Medan menertibkan pedagang kali lima (PKL) di seputaran Pasar Kampung Lalang, Rabu (12/6). Penertiban sempat diwarnai kericuhan, bahkan seorang petugas Satpol PP nyaris ditikam pedagang yang emosi.

Sekurangnya 200 personel Satpol PP Kota Medan dikerahkan untuk melakukan penertiban. Didukung 1 unit excavator mini, mereka membongkar satu per satu lapak pedagang. Sejumlah bangunan yang menyalahi aturan juga ditertibkan.

Para pedagang disebut telah disurati untuk tidak berjualan di sepanjang Jalan Kelambir V, mulai traffic light hingga mendekati perlintasan kereta api. Selama ini, PKL tidak mengindahkan larangan Pemkot Medan dan tetap berjualan di sana. Padahal Pemko Medan melalui PD Pasar telah melakukan revitalisasi Pasar Kampung Lalang yang dinilai sudah menjadi lokasi jual-beli yang representatif.

Selain mengganggu kelancaran arus lalu lintas, kehadiran para pedagang kaki lima itu menyebabkan kawasan sekitar menjadi kotor dan semrawut. "Di samping itu tindakan mereka berjualan di pinggir jalan juga melanggar peraturan," jelas M Sofyan, Kasatpol PP Kota Medan, yang memimpin penertiban.

Satpol PP sempat memberi waktu selama 1 jam untuk para pedagang yang ingin membongkar sendiri lapaknya. Pedagang pun bergegas membongkar lapak dan memindahkan dagangannya.

Petugas tidak ragu-ragu membongkar lapak pedagang yang mencoba bertahan. Seorang pedagang tidak terima dengan aksi itu. Dia mengeluarkan sebilah pisau dan mencoba menikam salah seorang petugas Satpol PP. Namun petugas Satpol PP itu mengelak.

Petugas Satpol PP yang lain pun berdatangan ke lokasi untuk memberikan bantuan. Pedagang yang menghunus pisau itu pun berlari memasuki kiosnya.

"Sudah, nggak usah dikejar. Kita serahkan saja masalah ini kepada pihak berwajib untuk menanganinya. Kita lanjutkan kembali penertiban ini!" teriak Sofyan.

Aparat kepolisian yang turut mengamankan penertiban kemudian mendatangi kios pedagang yang mencoba melakukan penikaman. Kericuhan langsung reda. Penertiban pun dilanjutkan.

"Itu (upaya penikaman) sudah masuk ranah hukum, jadi kita serahkan saja kepada aparat kepolisian untuk menindaklanjutinya. Tugas kita melakukan penegakan peraturan daerah (perda)," sebut Sofyan.

Penertiban pedagang kali lima di Pasar Kampung Lalang akan dilakukan selama tiga hari. Petugas Satpol PP akan ditempatkan di sana untuk terus melakukan penjagaan.

"Pemkot Medan melalui PD Pasar telah menyediakan tempat yang layak di Pasar Kampung Lalang usai dilakukan revitalisasi. Kita tidak akan biarkan PK5 berjualan kembali di pinggir Jalan Kelambir 5 ini. Begitu kedapatan berjualan, langsung kita tertibkan!" tegasnya. [ded]

Topik berita Terkait:
  1. Penertiban PKL
  2. Satpol PP
  3. Medan
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini