Terduga Pelaku Teror Kartasura Sudah Dibaiat ISIS Lewat Facebook

Jumat, 7 Juni 2019 16:04 Reporter : Nur Habibie
Terduga Pelaku Teror Kartasura Sudah Dibaiat ISIS Lewat Facebook Ilustrasi ISIS. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Terduga pelaku teror di Kartasura, diduga punya hubungan dengan ISIS. Kepolisian sedang mendalami tiap media sosial milik RA (22), lantaran selama ini banyak berkomunikasi dengan para petinggi via Facebook (FB).

"Aparat kepolisian berusaha semaksimal mungkin membuka jaringan komunikasi tersangka dengan menggunakan akun FB yang bersangkutan. Yang bersangkutan memang membaiat diri dengan akun FB-nya langsung ke ISIS," kata Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di Humas Polri, Jakarta Selatan, Jumat (7/6).

Kepolisian terus mendalami lagi akun FB milik RA (22). Apalagi hingga kini keterangan didapat dari pelaku hanya melakukan aksi tersebut sendiri.

"Akan juga mencoba mendalami jaring komunikasi yang bersangkutan di akun FB. Yang bersangkutan dari keterangan yang didapati Densus sementara masih lone wolf artinya sleeping sel," ujarnya.

"Namun demikian sleeping sel itu tidak berarti dia seorang diri secara individu," dia menambahkan.

Jenderal bintang satu ini menjelaskan, RA tak terafiliasi dengan jaringan Jamaah Anshalut Daulat (JAD) atau kelompok teroris lain yang terstruktur. Tapi, RA miliki jaringan komunikasi dengan sleeping sel yang lain, yang saat ini sedang didalami.

"Kemudian dia juga membagi tukar-menukar pengalaman merakit bom antara sesama lone wolf," jelasnya. Untuk bisa belajar merakit bom, kata Dedi, terduga pelaku selalu menyaksikan video tutorial via Youtube.

Dengan adanya kejadian ini, pihaknya meminta kepada masyarakat agar tak perlu khawatir dan panik. Karena, Polri bersama dengan TNI akan selalu mencoba melakukan pencegahan supaya tak ada lagi kejadian seperti itu.

"Kemudian untuk merakit bom juga belajar dari internet, dari youtube. Namun demikian, pasca kejadian tersebut masyarakat tak perlu khawatir. Kepolisian bekerja sama dengan TNI dan stakeholders terkait melakukan upaya mitigasi secara maksimal preventif strike mencegah aksi terorisme," ungkap Dedi menjelaskan. [ang]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini