Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tensi darah naik, Dahlan Iskan batal diperiksa soal kasus sawah

Tensi darah naik, Dahlan Iskan batal diperiksa soal kasus sawah Dahlan Iskan. ©2016 Merdeka.com/Masfiatur Rochma

Merdeka.com - Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan batal diperiksa Subdirektorat III Direktorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, Kamis (17/11). Dahlan batal diperiksa lantaran tensi darahnya naik.

Dahlan hanya diperiksa kesehatan oleh tim dokter dari Polda Jatim. Dari informasi didapat, mantan Direktur PT PLN tersebut datang di Polda Jatim sekira pukul 14.30 WIB, dan keluar dari ruang penyidik pukul 15.00 WIB.

Diduga batalnya pemeriksaan terhadap Dahlan Iskan, dalam kasus cetak sawah fiktif, karena kondisi kesehatan, tensinya naik. Jalan tersebut, setelah Dahlan Iskan baru selesai dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, untuk melakukan wajib lapor statusnya sebagai tahanan kota.

"Tensi darahnya naik. Jadi batal diperiksa. Dan akan diperiksa Jumat besok," kata Dahlan Iskan usai melakukan wajib lapor statusnya sebagai tahanan kota di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Sementara, Dahlan Iskan saat baru keluar dari ruang Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Jatim, saat dikonfirmasi mengaku kondisinya baik. "Nanti saja. Sehat kondisi saya," kata Dahlan Iskan, dengan memberikan senyuman khasnya saat dikonfirmasi wartawan.

Perlu diketahui, Dahlan Iskan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek cetak sawah fiktif yang diusut Bareskrim Mabes Polri pada tahun 2015. Di mana ada tujuh perusahaan BUMN yang mendanai proyek cetak sawah tersebut dan berhasil mengumpulkan dana proyek total Rp 360 miliar.

Polisi yang menangani sudah menyita uang Rp 69 miliar dalam penyidikan kasus itu. Dan, menetapkan satu tersangka dalam kasus ini, yakni Direktur Utama PT Sang Hyang, Upik Raslina Wasrin.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP