Tenaga Kesehatan di Yogyakarta jadi Model Fashion Show APD secara Virtual

Minggu, 2 Agustus 2020 02:31 Reporter : Purnomo Edi
Tenaga Kesehatan di Yogyakarta jadi Model Fashion Show APD secara Virtual APD Tenaga Medis. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Delapan tenaga kesehatan di RSUP Dr Sardjito berlenggak-lenggok di atas catwalk dengan memamerkan alat perlindungan diri (APD) buatan sejumlah UMKM di Yogyakarta, Sabtu (1/8). Busana APD yang biasanya dipakai tenaga medis untuk menangani pasien COVID-19, ini dibuat modis namun tetap memenuhi standar kesehatan.

Acara fashion show APD secara virtual yang melibatkan delapan tenaga kesehatan ini digagas oleh GM Production, Sambatan Jogja (Sanjo), ID Photobook dan UMKM produsen APD di Yogyakarta.

CEO GM Production Indonesia, Yurry Apretto mengatakan acara bertajuk Virtual Fashion Show Personal Protection Equipment (PPE) ini merupakan bentuk ucapan terima kasih pada para tenaga kesehatan yang telah berjuang di garis depan untuk melawan pandemi virus Corona.

"Acara ini merupakan salah satu bentuk apresiasi, bentuk terima kasih kami kepada nakes yang telah berjuang di garda terdepan untuk menangani COVID-19," ujar Yurry di studio GM Production, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman.

Yurry menjabarkan selain memberikan penghormatan pada para tenaga medis, fashion show APD yang digelar virtual ini juga untuk mengapresiasi UMKM lokal yang memproduksi APD. Yurry menuturkan jika APD karya UMKM ini selain modis juga telah menggunakan standar yang ditetapkan untuk menangani pasien COVID-19.

"Ini momen bersejarah bagi Yogyakarta untuk bisa bersama-sama saling tolong untuk kembali memutar perekonomian. Seluruh APD yang dipamerkan ini semuanya produk UMKM lokal. Semuanya telah diuji sesuai dengan standar yang dipakai untuk tenaga medis," ungkap Yuri.

Salah satu tenaga kesehatan yang menjadi model APD, Haris Yulianto mengaku tampil di atas catwalk baru pertama kali dilakoninya. Apalagi berjalan di atas catwalk sembari memakai APD layaknya saat menunaikan tugas sebagai tenaga kesehatan.

Haris menyebut bahwa dirinya merasa senang dapat bergabung di acara fashion show APD virtual itu. Jika biasanya memakai APD dengan kondisi untuk melindungi agar tak tertular COVID-19. Kali ini dirinya memakai APD untuk mendukung karya UMKM lokal.

"Ya ini pengalaman pertama jadi model. Biasanya saya pakai APD pas di RS saja. Kalau soal panas memang semua APD itu panas. Tapi yang ini sudah lebih nyaman," ungkap Haris.

Sementara itu Dirut RSUP Dr Sardjito, Rukmono Siswishanto menerangkan bahwa APD yang dipakai fashion show dinilainya sudah sesuai dengan standar baik dari sisi bahan maupun proses pengerjaan. Terkait masalah modis maupun warna, Rukmono menerangkan di RSUP Dr Sardjito tidak menjadi masalah selama sesuai dengan standar karena tujuan APD melindungi tenaga kesehatan dari penularan COVID-19.

"Memang APD tadi memenuhi syarat untuk mencegah COVID-19. Kalau soal modisnya, warnanya, semua tidak ada masalah," tutur Rukmono. [ded]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. APD
  3. Yogyakarta
  4. Corona
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini