Tega, sopir Blue Bird demo anak kecil dipaksa turun di jalan

Kamis, 24 Maret 2016 14:27 Reporter : Yulistyo Pratomo
Tega, sopir Blue Bird demo anak kecil dipaksa turun di jalan Demo sopir taksi. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Demonstrasi yang berlangsung Selasa (22/3) lalu rupanya membuat banyak orang kesal. Tak hanya perilaku anarkis yang dilakukan para pendemo, tapi cara mereka memaksa sejumlah penumpang turun di tengah jalan tanpa mencari penggantinya.

Mirisnya, tak hanya orang dewasa, penumpang anak-anak juga turut menjadi korban keganasan para pendemo. Bocah berusia 9 tahun itu diturunkan paksa dalam perjalanan dari Tebet menuju Alam Sutra.

"Dear Blue Bird yang tadi pagi anter anak kecil dari Tebet ke Alam Sutera ini anaknya kemana kok enggak nyampe? Ponakan gue dikemanain woi?" tulis wanita berinisial S lewat akun Twitternya, Kamis (24/3).

S mengaku sempat menghubungi call center Blue Bird untuk mengetahui keberadaan keponakannya yang hilang tersebut. Sayangnya, tak ada tindak lanjut atau upaya dari perusahaan untuk menemukan anak itu.

"Balikin ponakan gue pliss... Ini sumpah Blue Bird ampas banget dari tadi enggak ada tindak lanjut. Ditelepon ke kantor juga rempong. Quality your a**!" keluhnya.

Beruntung, anak tersebut ditemukan seorang wanita tak dikenal dan lantas mengantarkannya ke rumah orang tuanya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Dari cerita yang didapatkannya, bocah tersebut ternyata diturunkan paksa para pendemo di tengah jalan, tepatnya saat dia melintas di kawasan Semanggi.

"Thanks Blue Bird dan yang lain yang udah tega paksa turun anak umur 9 tahun di tengah jalan. Seenggaknya ponakan gue udah pulang sekarang. Kalian TOP!" sindirnya pedas.

Semoga kejadian serupa tidak terulang lagi. [tyo]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini