Tanggul Sungai Bringin Semarang jebol, 150 rumah terendam
Merdeka.com - Sekitar 150 rumah di Mangkang Wetan Kecamatan Tugu Kota Semarang terendam air, akibat jebolnya tanggul Sungai Bringin. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Agus Harmunanto mengatakan ada beberapa titik tanggul yang jebol.
"Tanggul jebol di beberapa titik, tapi semua di wilayah Mangkang Wetan. Terpanjang yang jebol sekitar 15 meter," jelasnya, Jumat (9/2).
Keadaan tersebut diperparah dengan hujan yang mengguyur Kota Semarang sejak sore hari sehingga luapan air menerjang pemukiman warga.
Agus mengungkapkan rendaman air mencapai ketinggian antara 70 sentimeter hingga satu meter. Meski begitu, belum ada warga yang mengungsi dan mereka memilih bertahan di rumahnya.
"Tidak ada yang mengungsi. Warga memilih tetap di rumah dan menjaga harta bendanya. Namun ada satu dua yang dievakuasi ke masjid dan bangunan yang lebih tinggi, ini demi keselamatan," ungkapnya.
Selain Mangkang Wetan, daerah yang banjir adalah sepanjang Banjir Kanal Timur (BKT), terutama yang ada di Kelurahan Sawah Besar dan Kaligawe. "Di sana memang langganan banjir, tapi kita dari BPBD sudah mengantisipasi," jelas Agus.
BPBD, lanjutnya, sudah mengirimkan personel dan berkoordinasi dengan lintas instansi untuk penanggulangan tanggap darurat banjir kali ini.
"Ya ini tergolong besar, tapi semoga cepat terkondisi. Kita sudah menyiapkan logistik dan alat-alat tanggap darurat," ungkapnya.
Terpisah, Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Jateng Sarwa Pramana mengungkapkan banjir terjadi di beberapa daerah. "Di Semarang, Kendal, Tegal, Pati, dan Grobogan," terangnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya