Kepolisian Resor (Polres) Serang, Polda Banten, secara intensif memantau kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis (CKG) bagi ratusan warga di Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang. Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan kondisi masyarakat yang wilayahnya terdampak paparan zat radioaktif berbahaya, Cesium-137 (Cs-137), tetap aman dan sehat.
Kegiatan monitoring tersebut merupakan bagian dari upaya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan instansi kesehatan dalam menanggulangi dampak paparan radioaktif. Warga yang mengikuti pemeriksaan berasal dari dua desa, yakni Desa Sukatani dan Desa Nambo Udik, yang berlokasi di area terdampak.
Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, menyatakan bahwa pihaknya ingin memastikan masyarakat sekitar area terdampak mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh dan tepat sasaran. Pemeriksaan ini krusial untuk evaluasi lingkungan dan penanganan lebih lanjut.
Advertisement
Advertisement
Sinergi Lintas Sektor Pastikan Kesehatan Warga
Pemeriksaan kesehatan gratis ini menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor dalam menjaga keselamatan masyarakat. Polres Serang berperan aktif dalam memantau jalannya kegiatan, memastikan kelancaran dan partisipasi warga.
Kegiatan CKG dilaksanakan di dua lokasi berbeda untuk menjangkau lebih banyak warga. UPT Puskesmas Cikande dan UPT Puskesmas Kibin menjadi pusat pelaksanaan pemeriksaan ini.
Setiap lokasi ditargetkan dapat melayani hingga 250 peserta dari berbagai kalangan usia, baik dewasa maupun anak-anak. Target ini menunjukkan komitmen pemerintah dan instansi terkait dalam memberikan pelayanan kesehatan yang merata.
Advertisement
AKBP Condro Sasongko menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian penting dalam memastikan penanganan dampak lingkungan berjalan komprehensif, transparan, dan berpihak pada keselamatan warga.
Advertisement
Progres Pemeriksaan dan Imbauan kepada Masyarakat
Berdasarkan laporan di lapangan, partisipasi warga dalam pemeriksaan kesehatan menunjukkan variasi di kedua lokasi. Di Puskesmas Cikande, dari target 250 peserta, tercatat 121 orang hadir, terdiri dari 117 dewasa dan empat anak-anak.
Pengambilan sampel darah telah dilakukan terhadap 117 orang dewasa untuk pemeriksaan laboratorium lebih lanjut. Hasil pemeriksaan ini akan menjadi data penting untuk menganalisis dampak paparan Cesium-137.
Sementara itu, di Puskesmas Kibin, capaian peserta pemeriksaan masih relatif rendah. Dari target 250 orang, hanya 24 warga yang hadir, meliputi 16 orang dewasa dan delapan anak-anak. Pengambilan sampel darah dilakukan terhadap 16 peserta dewasa.
Advertisement
Kapolres Serang menekankan, meskipun belum semua warga hadir, kegiatan ini akan terus dilakukan secara bertahap hingga seluruh masyarakat terdampak mendapatkan pelayanan kesehatan yang merata. Ia juga mendorong masyarakat agar tidak takut untuk memeriksakan diri. "Pemeriksaan ini gratis dan hasilnya akan membantu pemerintah dalam melakukan evaluasi lingkungan," jelasnya.
Sumber: AntaraNews