Survei INDEF: Wapres Tak Populer, Jarang Menjadi Pembahasan Publik

Senin, 16 November 2020 07:03 Reporter : Eko Prasetya
Survei INDEF: Wapres Tak Populer, Jarang Menjadi Pembahasan Publik Jokowi-Maruf Salat Jumat. ©2020 Biro Pers Sekretariat Presiden

Merdeka.com - Hasil riset INDEF Datalyst Center, menyatakan kalau Wakil Presiden Ma'ruf Amin tidak populer karena jarang menjadi pembicaraan publik. Menurut riset itu, publik jarang membahas sikap, kebijakan maupun pemikiran dari Wapres.

"Perbincangan terkait wakil presiden hanya 104,9 ribu percakapan, sangat jauh di bawah intensitas perbincangan terkait presiden. Ini mengindikasikan wakil presiden terlihat seperti ban serep pada masa orde baru," kata peneliti INDEF, Didik J Rachbini, Minggu (15/11).

Riset big data ini dilakukan pada kurun pengumpulan data sejak bulan Juli sampai 13 November 2020 dan berhasil mengumpulkan 2,18 juta informasi dan data berupa percakapan tentang presiden, wakil presiden, dan menteri.

Dia memaklumi jika publik jarang membicarakan kinerja Wapres. Menurutnya, hal ini karena penentuan calon wakil presiden dalam pilpres yang lalu bersifat tertutup, elitis dan kurang mendengar pandangan serta aspirasi publik.

"Percakapan mengenai Wakil Presiden tergolong rendah, sebagai indikasi peranannya kecil, tidak signifikan," katanya.

Hal itu berbanding terbalik dengan Presiden. Percakapan yang terjaring dan terkait Presiden Joko Widodo relatif besar jumlahnya, yakni tidak kurang dan 1,22 juta percakapan.

"Jumlah percakapan tersebut cukup besar menandakan bahwa intensitas percakapan begitu banyak terkait dengan presiden berkenaan dengan tugas, sikap, perilaku dan kebijakannya," katanya.

Didik menjabarkan, data mentah yang masih masih mengandung bot disaring lagi sehingga tidak ada lagi di dalamnya. Data in in mencerminkan paling tidak refleksi persepsi terhadap presiden di dunia maya.

"Dari 1,22 juta percakapan terkait Jokowi ada tidak kurang dari 49,9 persen mempunyai sentimen negatif," tuturnya. [eko]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini