Sultan HB X sedih ada orang tega menyerang umat sedang beribadah

Minggu, 11 Februari 2018 21:58 Reporter : Purnomo Edi
Sultan HB X sedih ada orang tega menyerang umat sedang beribadah Sri Sultan HB X. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X mengaku prihatin dan sedih atas peristiwa penyerangan dan pembacokan di Gereja Santa Lidwina, Sleman yang terjadi pada Minggu (11/2) pagi. Hal ini disampaikan oleh Sultan HB X usai mengunjungi tiga orang korban pembacokan yang saat ini masih menjalani perawatan intensif di RS Panti Rapih, Kota Yogyakarta.

"Saya sedih dan prihatin. Kenapa sedih karena saya kebetulan di Jakarta enggak bisa pulang," ujar Sultan HB X, Minggu (11/2) malam.

Menanggapi aksi kekerasan itu, Sultan mengaku tak bisa memahami maksud pelaku menyerang umat yang tengah beribadah Misa Minggu. Sultan menerangkan bahwa kekerasan sebenarnya bukanlah karakter dari masyarakat Yogyakarta.

"Kedua sedihnya kenapa di Jogja bisa begini sedangkan masyarakat kita ini kebersamaan sebagai budaya. Dari kondisi itu saya ingin menyampaikan saya tidak memahami tidak mengerti kenapa ada perbuatan yang keji tanpa ada kemanusiaan. Ada umat yang sedang melaksanakan ibadah kenapa ada kekerasan, yang dilakukan seseorang tanpa perikemanusiaan. Jelas itu bukan karakter kita masyarakat Jogja. Saya sangat sedih dan menyesali," tutur Sultan.

Sultan berharap agar peristiwa penyerangan dan pembacokan di Gereja Santa Lidwina tak lagi terjadi. Sultan juga berharap agar peristiwa tersebut tak akan terulang lagi ke depannya.

"Bagi saya ini peristiwa yang tidak boleh terjadi lagi orang ibadah dilakukan tindakan tidak semestinya dan terlalu keji tanpa peri kemanusiaan itu bukan masyarakat Jogja," pungkas Sultan. [bal]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini